Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Seorang pemuda asal Dukuh Karangsari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, bernama Dwi Ariyanto, dilaporkan hilang sejak Senin (10/11/2025) pagi setelah berpamitan hendak membeli burung dara di Pasar Burung Depok, Solo. Hingga Kamis (13/11/2025) belum kembali ke rumah. /Istimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Seorang pemuda asal Dukuh Karangsari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, bernama Dwi Ariyanto, dilaporkan hilang sejak Senin (10/11/2025) pagi setelah berpamitan hendak membeli burung dara di Pasar Burung Depok, Solo. Hingga Kamis (13/11/2025) belum kembali ke rumah.
Keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepogo pada Rabu (12/11/2025). Paman Dwi, Sartono, menceritakan bahwa pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, keponakannya berpamitan untuk pergi ke Pasar Burung Depok Solo.
“Terus pukul 15.00 WIB ditelepon kakaknya masih aktif dan nyambung, pukul 16.30 WIB saya telepon masih nyambung saya suruh pulang, dia jawab nggih [ya]. Tapi pukul 17.00 WIB saya hubungi sudah enggak bisa, sampai sekarang belum pulang,” katanya, Kamis (13/11/2025).
Saat berangkat, Dwi diketahui mengenakan jaket hijau, helm merah, dan membawa tas kecil berisi handphone. Ia mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan pelat nomor AD 2859 NM.
Dwi sudah sering pergi ke Pasar Burung Depok sejak masih bersekolah di SMK. Biasanya, ia berangkat bersama tetangga atau keluarga.
Sehari-hari, Dwi bekerja sebagai petani sekaligus pedagang burung. Seusai lulus SMK, ia sempat berusaha mencari pekerjaan dan bahkan mengikuti beberapa tes, namun gagal di tahap akhir.
“Jadi seusai tidak lolos itu jadi kayak gimana gitu. Dia kejiwaannya sempat terganggu, terus diopeni [dipelihara] saudara lalu membaik. Sekarang 90% sudah baik walau sempat depresi,” ujar Sartono.
Ia menambahkan, hubungan Dwi dengan keluarga baik-baik saja dan kedua orang tuanya masih ada. Sartono berharap masyarakat membantu menyebarkan informasi terkait keberadaan keponakannya tersebut.
“Bagi yang menemukan dengan ciri-ciri ponakan saya bisa menghubungi nomor saya di 0821-4311-7445 atau Tri Priyanto di 0858-6514-0706,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.