Penyebab Gempa Bumi Magnitudo 7,4 di Filipina

Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora Jum'at, 10 Oktober 2025 12:47 WIB
Penyebab Gempa Bumi Magnitudo 7,4 di Filipina

Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake

Harianjogja.com, JAKARTA —Jumat 10 Oktober 2025 pukul 08.43.58 WIB wilayah Laut Filipina, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 7,4.

Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

Gempabumi dirasakan oleh masyarakat di daerah Tahuna dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Manado dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Tsunami tercatat telah terjadi di Essang-Talaud dengan ketinggian gelombang 5 cm, Beo-Talaud dengan ketinggian gelombang 7 cm, Melonguane-Talaud dengan ketinggian gelombang 3,5 cm, Gelano-Talaud dengan ketinggian gelombang 5,5 cm, Sangihe dengan ketinggian gelombang 11 cm.

Hingga pukul 09.14 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online