Apa Itu Gelombang Panas? BMKG Jelaskan Fenomena yang Landa Eropa
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Tragedi 9/11 / AFP
Harianjogja.com, JOGJA—Hari ini, 11 September selalu diingat oleh dunia sebagai hari terjadinya tragedi teror 9/11 di Amerika Serikat pada 2001. Namun di tanggal yang sama, berbagai negara juga memperingatinya dengan berbagai peringatan seperti Hari Patriot di AS, Hari Perpustakaan, hingga Hari Roti Salib Panas Nasional.
BACA JUGA: Unjuk Rasa 1 September Dijaga 1.100 Personel
National Today, Kamis (11/9/2025) mengungkapkan tanggal 11 September ditetapkan sebagai Patriot Day di Amerika Serikat, untuk mengenang hampir 3.000 korban jiwa dalam serangan teroris ke Menara Kembar WTC dan Pentagon pada 2001.
Setiap tahun, bendera AS dikibarkan setengah tiang dan masyarakat mengheningkan cipta pukul 08.46 waktu setempat, saat pesawat pertama menabrak gedung WTC.
Di Australia, 11 September 2025 juga bertepatan dengan “R U OK? Day”, sebuah gerakan nasional untuk saling menanyakan kondisi orang terdekat, khususnya mereka yang sedang mengalami kesulitan mental.
Tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Perpustakaan, terinspirasi dari tragedi 9/11. Perpustakaan dipandang sebagai simbol pengetahuan, keberagaman, dan perlawanan terhadap kebencian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.