Hubungan Australia-Israel Memanas, Pemimpin Kedua Negara Saling Sindir

Jumali
Jumali Rabu, 20 Agustus 2025 13:07 WIB
Hubungan Australia-Israel Memanas, Pemimpin Kedua Negara Saling Sindir

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Hubungan Australia dan Israel memanas usai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyindir Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

Netanyahu menyebut Albanese sebagai politisi lemah yang mengkhianati Israel, seusai Canberra mengumumkan pengakuan resmi terhadap negara Palestina pekan lalu.

BACA JUGA: Pajak PBB P2 untuk Lahan Pertanian di Gunungkidul Lebih Murah

Dilansir dari ABC, Rabu (20/8/2025), Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menyatakan, Netanyahu sebagai tanda seorang pemimpin yang sedang frustrasi. Ia juga mengatakan, bahwa beberapa tindakan Israel justru semakin mengisolasi mereka dari dunia internasional.

"Dan itu jelas tidak menguntungkan,” ujarnya.

Hubungan Australia-Israel saat ini kian memburuk, sejak Canberra mengumumkan akan mengakui negara Palestina bulan depan. Setelah pengumuman itu, pada Senin (18/8/2025), Australia membatalkan visa politisi sayap kanan Israel, Simcha Rothman. srael kemudian membalas dengan mencabut visa perwakilan diplomatik Australia untuk Otoritas Palestina.

Sementara melalui platform X, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, sejarah akan mengingat Albanese apa adanya. Ia menyatakan Albanese sebagai seorang politisi lemah yang mengkhianati Israel. "Dan menelantarkan orang-orang Yahudi Australia,” tulisnya.

Israel semakin terisolasi di panggung internasional akibat perang di Gaza, yang dipicu serangan Hamas pada Oktober 2023. PBB telah memperingatkan risiko kelaparan meluas di Gaza akibat ketatnya blokade bantuan kemanusiaan oleh Israel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online