Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong 10 Penghargaan di TBCCI 2026
Pegadaian meraih 10 penghargaan di TBCCI 2026, sebagai bentuk transformasi layanan dan penguatan customer experience melalui teknologi, proses, dan SDM.
Foto ilustrasi. Pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
SEMARANG–Proses pengerjaan jalan tol ruas Bawen-Jogja untuk seksi 1 Sleman-Banyurejo dan Saksi 6 Bawen-Ambarawa diproyeksikan selesai pada Desember 2025 dan mulai beroperasi pada 2026.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, jalur tol Bawen-Jogja sangat krusial untuk konektivitas dan pengembangan ekonomi dan wisata. Baik di wilayah Jawa Tengah maupun Daerah Istimewa Jogja.
"Jalan tol ini sangat krusial sekali. Ini sangat menguntungkan sekali bagi Jawa Tengah, khususnya bagi distribusi barang maupun orang. Diharapkan dapat menumbuhkembangkan perekonomian baru dan wisata di wilayah kita," kata Luthfi saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI meninjau proyek pembangunan jalan tol Bawen-Jogja, tepatnya di seksi 6 Bawen-Ambarawa, Jumat (25/7/2025).
Luthfi menjelaskan, peran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam proyek tol Bawen-Jogja tersebut terkait dengan penentuan lokasi (penlok). Setelah penlok selesai, maka dilakukan verifikasi untuk pelaksanaan kegiatan.
"Konektivitas ini yang kami tunggu-tunggu. Khususnya untuk meningkatkan perekonomian wilayah mulai Jawa Timur bisa, Jogja bisa, kemudian dari Jawa Barat, sehingga terkoneksi dengan wilayah kita," jelasnya.
Secara umum, tol Bawen-Jogja memiliki panjang 75,12 km dengan total biaya investasi sekitar Rp14,26 triliun. Jalan tol ini akan memiliki lima interchange yaitu Ambarawa, Temanggung, Magelang, Borobudur, dan Banyurejo. Ruas tol tersebut juga menjadi bagian dari jaringan jalan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar).
Wakil Ketua Komisi V DPR, Ridwan Bae mengatakan, kunjungannya untuk melihat langsung progres pembangunan tol Bawen-Jogja. Menurut dia, membangun infrastruktur jalan tol bukan hanya melayani infrastruktur jalan semata tetapi bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Ada tiga hal pokok yang harus dilakukan, yaitu pemenuhan standar pelayanan minimum, perhatikan hak-hak masyarakat yang ada, kemudian ketersediaan rest area dengan melibatkan UMKM setempat," kata Ridwan dalam sambutannya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegadaian meraih 10 penghargaan di TBCCI 2026, sebagai bentuk transformasi layanan dan penguatan customer experience melalui teknologi, proses, dan SDM.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.