Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Sejumlah warga melihat puing-puing pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, negara bagian Gujarat, India (12/6/2025). ANTARA/Xinhua/HO-UNI/aa. (UNI Handout via Xinhua)
Harianjogja.com, NEW DELHI—Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara India (Aircraft Accident Investigation Bureau/AAIB) melaporkan hasil penyelidikan kecelakaan pesawat Air India AI-171, Sabtu (12/7/2025).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal pesawat naas itu menunjukkan bahwa kedua mesin pesawat Air India AI-171 mati di udara dalam hitungan detik setelah lepas landas.
BACA JUGA: Kronologi Pesawat Saudi Airlines Mendarat Darurat Setelah Mendapat Ancaman Bom
Menurut media India, laporan itu menyebutkan bahwa sebelum pesawat penerbangan AI-171 jatuh, tombol yang mengontrol aliran bahan bakar kedua mesin beralih dari posisi "RUN" ke "CUT OFF" dalam hitungan detik sehingga menyebabkan mesin pesawat berhenti beroperasi.
Rekaman suara di kokpit menunjukkan bahwa salah satu pilot bertanya, "mengapa kamu matikan?" dan pilot lainnya menjawab, "saya tidak melakukannya".
Laporan kecelakaan juga menunjukkan bahwa kedua tombol dikembalikan ke posisi "RUN", namun, saat mesin 1 menunjukkan tanda-tanda pemulihan, mesin 2 tidak dapat pulih.
"Rekaman CCTV yang diperoleh dari bandara menunjukkan Ram Air Turbine (RAT) diaktifkan saat pendakian awal tak lama setelah lepas landas. Tidak ada aktivitas burung yang signifikan yang terlihat di sekitar jalur penerbangan. Pesawat mulai kehilangan ketinggian sebelum melewati dinding perimeter bandara," kata laporan itu.
Laporan itu menyebutkan bahwa RAT yang diaktifkan mengindikasikan kehilangan daya dan dorongan total pada pesawat.
Laporan juga menunjukkan bahwa pengaturan sayap dan posisi roda pendaratan normal pada saat kecelakaan. Laporan tersebut mengungkapkan fakta-fakta itu akan menjadi fokus utama untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India yang sedang menuju London jatuh pada 12 Juni tak lama setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, sekitar 17 kilometer di sebelah selatan Gandhinagar, ibu kota Gujarat, India barat.
Hanya satu dari 242 orang di dalam pesawat itu yang berhasil selamat, sementara 19 orang di darat juga dilaporkan tewas akibat kecelakaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.