Mulai Juli 2025, Maskapai Jetstar Asia Tutup Operasional

Jumali
Jumali Jum'at, 13 Juni 2025 07:37 WIB
Mulai Juli 2025, Maskapai Jetstar Asia Tutup Operasional

Jetstar Asia/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Maskapai penerbangan asal Singapura bertarif rendah, Jetstar Asia resmi berhenti operasional Mulai Juli 2025.

BACA JUGA: Pemda DIY Buka Peluang Mutasi ASN

Maskapai penerbangan yang berbasis di Bandara Changi, Singapura itu ditutup menyusul meningkatnya biaya operasional, biaya layanan bandara, serta persaingan ketat di sektor penerbangan regional.

Qantas Group asal Australia yang merupakan induk dari Jetstar Asia mengaku sudah angkat tangan terkait operasional maskapai tersebut.

“Maskapai juga menghadapi lonjakan biaya yang cukup besar di pangkalannya di Singapura, mulai dari kenaikan dua digit dalam biaya bahan bakar, ditambah biaya bandara, layanan penanganan darat, dan keamanan yang ikut melonjak,” ujar Stephanie Tully selaku Chief Executive Officer Jetstar Group, yang dikutip dari Reuters, Kamis (12/6/2025).

Tully juga mengungkapkan, alasan lain, kenapa Jetstar Asia resmi ditutup karena ketatnya persaingan maskapai di kawasan Asia Tenggara juga menjadi salah satu alasan utama penutupan.

Qantas menyatakan akan mengalami kerugian finansial satu kali sekitar A$175 juta dari penutupan Jetstar Asia selama dua tahun keuangan.

Jetstar Asia akan mulai mengurangi jadwal penerbangan secara bertahap sebelum resmi berhenti beroperasi pada 31 Juli 2025.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online