Prakiraan Cuaca Kamis: Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan, Jogja Cerah
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
Arsip - Jet tempur buatan Turki KAAN mendarat setelah berhasil melakukan penerbangan kedua di Ankara pada 6 Mei 2024. (ANTARA FOTO/Reuters/SSB/Spt)
Harianjogja.com, ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (11/6/2025) mengumumkan negaranya akan memproduksi dan mengekspor 48 jet tempur KAAN ke Indonesia berdasarkan sebuah perjanjian baru di bidang pertahanan.
Dalam sebuah unggahan di platform X, Erdogan memuji para kontributor proyek KAAN, khususnya Sekretariat Industri Pertahanan (SSB) dan Industri Dirgantara Turki (TAI), seiring ditandatanganinya kesepakatan ekspor tersebut yang nilainya mencetak rekor.
Kemampuan lokal Indonesia juga akan dimanfaatkan dalam pembuatan KAAN, kata dia.
"Saya berharap perjanjian ini, yang menegaskan kemajuan dan pencapaian industri pertahanan dalam negeri dan nasional, akan bermanfaat bagi Turki dan Indonesia," kata Erdogan.
KAAN, jet tempur generasi ke-5 buatan TAI, melakukan penerbangan perdana tahun lalu dengan kecepatan 230 knot dan ketinggian 8.000 kaki (sekitar 2.438 meter).
Saat ini, Turki menjadi satu dari sedikit negara yang menguasai teknologi canggih tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
SIMAK RISKI dikembangkan Pemkot Jogja untuk mengintegrasikan manajemen risiko dengan SAKIP dan mencegah target kinerja terganggu.
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Kejati DIY menetapkan ABW sebagai tersangka dugaan korupsi kelonggaran tarik pinjaman senilai sekitar Rp1,66 miliar di Wonosari.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.