PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan di Istana Merdeka, Rabu (28/5/2025)/Bisnis-Akbar Evandio
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kerja sama di bidang kehutanan dengan penandatanganan Deklarasi Pernyataan Niat kerja sama di bidang pengelolaan hutan secara lestari.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri untuk Francophonie dan Kemitraan Internasional, Thani Mohamed Solihi, yang mewakili Menteri Transisi Ekologi, Keanekaragaman Hayati, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan Republik Perancis telah menandatangani deklarasi tersebut di Istana Merdeka pada Rabu (28/5/2025).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri Kemenhut Krisdianto mengatakan deklarasi ini sebagai wujud komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama di bidang kehutanan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, dan perubahan iklim.
"Penandatanganan itu dilaksanakan di Istana Merdeka dan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan Presiden Perancis Emmanuel Macron pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Perancis ke Indonesia," ujarnya dilansir Antara, Jumat (30/5/2025).
Penandatanganan itu merupakan tindak lanjut dari deklarasi bersama kedua kepala negara yang mengadopsi pengembangan kemitraan strategis bilateral hingga tahun 2050.
Dokumen itu sendiri menjadi langkah konkret untuk mendorong konservasi hutan, restorasi ekosistem, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, dalam rangka menghentikan deforestasi dan degradasi hutan pada 2030.
BACA JUGA: Menpar Dampingi Ibu Negara Prancis Brigitte Menikmati Keindahan Candi Borobudur
Dengan penandatanganan itu, kedua negara sepakat memiliki intensi kerja sama meliputi pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi hutan, perlindungan dan konservasi keanekaragaman hayati serta SDA termasuk pengembangan taman nasional dan sister park, pengembangan perhutanan sosial, promosi perdagangan kayu produk legal.
"Bentuk kerja sama yang akan dilaksanakan berupa pertukaran informasi, pelaksanaan proyek bersama, pelibatan antar badan usaha/lembaga, dan dialog berkelanjutan," katanya.
Deklarasi itu diharapkan menjadi awal untuk memulai kembali pengembangan kerja sama kehutanan Indonesia dengan Perancis yang sempat terhenti. Implementasi deklarasi akan dijabarkan dalam penyusunan perjanjian kerja sama yang memuat kegiatan dan mekanisme pelaksanaan kerja sama yang lebih detail.
Pengembangan kerja sama bidang kehutanan akan melibatkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat sipil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.