Menimba Makna di Sumur Tanpa Dasar, Kolaborasi Teater JB & PL
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Korea Utara (Korut) melakukan penyelidikan terhadap insiden kecelakaan yang terjadi saat peluncuran kapal perang terbaru mereka, Rabu (21/5/2025).
Kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian bawah kapal dan dinilai sebagai “tindakan kriminal” oleh pemimpin tertinggi Kim Jong-un.
KCNA yang dikutip Chanel News Asia mengungkapkan, berdasarkan laporan awal hasil inspeksi internal, tidak ada lubang pada lambung kapal. Namun bagian kanan lambung mengalami goresan dan air laut masuk melalui saluran penyelamatan ke bagian buritan.
BACA JUGA: Kim Jong-un Minta Militernya Siap Berperang
"Meski kerusakan tidak serius, tapi penyelidikan penuh untuk mengungkap penyebab teknis dan pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tulisnya, Jumat (23/5/2025).
Di butuhkan waktu tiga hari untuk menstabilkan kapal dengan memompa keluar air laut dari ruang yang tergenang, serta sekitar sepuluh hari untuk memperbaiki sisi kapal yang rusak. KCNA menegaskan bahwa perlakuan serius terhadap insiden ini merupakan bagian dari “perlawanan terhadap sikap ceroboh dan tidak bertanggung jawab”.
Peluncuran kapal perang seberat 5.000 ton terbaru milik Korea Utara langsung disaksikan oleh Kim Jong-un, di galangan kapal Chongjin, wilayah timur laut Korea Utara. Ia menyebut insiden tersebut sebagai “tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi.”
Sebagai bagian dari proses pertanggungjawaban, manajer galangan kapal Chongjin, Hong Kil Ho, dikabarkan telah dipanggil ke lembaga penegak hukum dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan. Sementara proses perbaikan teknis terus berlangsung, insiden ini juga dipandang sebagai ujian kredibilitas bagi industri pertahanan Korea Utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa