Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Ilustrasi buaya. Antara
Harianjogja.com, KUTAI TIMUR—Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Ahad, berhasil menemukan anak berusia 10 tahun dalam keadaan meninggal, setelah sehari sebelumnya diterkam buaya.
"Setelah melakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan hari ini berhasil menemukan korban atas nama Fiki, laki-laki (10) dalam kondisi meninggal. Korban kami temukan dengan jarak 200 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian awal," ujar Koordinator Pos SAR Sangatta Kabupaten Kutai Timur Aurelius Godja di Sangatta, Ahad.
Korban dievakuasi menggunakan perahu karet dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga di rumah duka, sesuai dengan permintaan keluarga korban.
BACA JUGA: Seorang Ibu dan Anak Diterkam Buaya, Begini Kronologinya
Ia menjelaskan operasi pencarian dilakukan tim penuh dengan tantangan di lapangan, terutama potensi ancaman binatang buas, seperti buaya yang banyak di kawasan itu, ditambah cuaca yang selalu berubah-ubah, yakni panas, mendung, hujan, cerah.
Namun, katanya, berkat kerja keras dan sinergi seluruh unsur SAR, korban berhasil ditemukan. Selanjutnya, pada Minggu sore operasi pencarian ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing untuk kembali bersiaga.
"Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh personel SAR, relawan, dan masyarakat yang berkontribusi dalam operasi ini. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai dan sekitarnya," ujar Aurelius.
Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian ini, antara lain Tim Pos SAR Sangatta, Polairud Polda Kaltim, Polres Kutai Timur, BPBD Kutai Timur, PMK Sangatta, Tagana, Saka SAR, LKK, Relawan Sangatta, warga sekitar, serta keluarga korban.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (26/4), sekitar pukul 16.20 Wita. Saat itu, korban berenang bersama enam temannya di Sungai Sangatta, Kampung Kajang, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.
"Berdasarkan informasi dari warga setempat, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batang bambu, sebelum akhirnya ditarik ke dalam sungai oleh seekor buaya," katanya.
Laporan kejadian ini diterima oleh Pos SAR Sangatta pada Minggu, pukul 06.40 Wita. Tim Rescue Pos SAR Sangatta langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan bergerak menuju lokasi kejadian pukul 07.00 Wita guna melakukan pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.