Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman (kiri) dalam pertemuan santai dengan Menteri Pertanian Kerajaan Hasyimiyah Yordania Khaled Al Henefat di Amman, Yordania, Senin (14/4/2025). ANTARA/HO-Humas Kementan
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia dan Yordania menjalin kerja sama untuk memajukan sektor pertanian kedua negara melalui kolaborasi konkret yang saling menguntungkan dan berorientasi pada keberlanjutan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kesiapan pihaknya bersinergi dengan Menteri Pertanian Kerajaan Yordania, Khaled Al Henefat di Amman usai melakukan pertemuan pada Senin (14/4/2025).
“Indonesia siap berbagi pengalaman dan mempererat hubungan dengan Yordania untuk memajukan sektor pertanian kedua negara,” kata Mentan Amran dalam keterangan di Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Mentan Amran menggelar pertemuan santai dengan Menteri Pertanian Kerajaan Hasyimiyah Yordania Khaled Al Henefat di Amman Senin (14/4), dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral di sektor pertanian.
Pertemuan itu berfokus pada pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup pengembangan komoditas pertanian dan kerja sama di bidang pupuk.
Menurut Mentan, bincang santai itu menjadi momentum awal untuk menyamakan visi dan menjajaki ruang kolaborasi strategis sebelum rencana penandatanganan MoU secara resmi yang akan dilakukan di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein.
Kedua menteri bertukar pandangan mengenai potensi peningkatan perdagangan komoditas pertanian serta inovasi untuk mendukung ketahanan pangan.
Menteri Pertanian Kerjaan Yordania Khaled Al Henefat menyampaikan ketertarikannya untuk mendalami praktik dan keunggulan sektor pertanian Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, Amran berencana mengundang secara khusus delegasi Yordania ke Indonesia guna membahas lebih lanjut peluang kerja sama sebelum penandatanganan MoU dilakukan.
"Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih erat, dengan harapan dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan ketahanan pangan di kedua negara," kata Mentan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.