Arab Saudi Kecam Serangan Houthi, Sebut Pilih Eskalasi Militer
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. ANTARA / Xinhua / James Lee
Harianjogja.com, SEOUL—Setelah resmi dimakzulkan dan turun dari jabatannya , Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol meminta maaf kepada rakyat dan mengaku gagal memenuhi harapan.
"Saya sangat menyesal tidak dapat memenuhi harapan dan ekspektasi Anda merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk mengabdi kepada negara kita. Saya dengan tulus berterima kasih atas dukungan dan dorongan Anda yang tak tergoyahkan, bahkan ketika saya gagal," kata Yoon dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Yonhap, Jumat (4/4/2025).
Mantan presiden itu berterima kasih kepada masyarakat karena telah memberinya kesempatan untuk bekerja demi kebaikan negara.
Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party/PPP) yang berkuasa di negara itu juga meminta maaf kepada rakyat setelah pemakzulan Yoon dan menyerukan persatuan dan antikekerasan.
"Meskipun sangat disesalkan, PPP dengan khidmat menerima dan dengan rendah hati menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi," kata pemimpin sementara PPP, Kwon Young-se.
Sebelumnya pada hari itu, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan memberikan suara bulat untuk memakzulkan Yoon.
BACA JUGA: H+4 Lebaran, Ribuan Kendaraan Memadati Area Pintu Tol Jogja-Solo Ruas Tamanmartani Sleman
Korea Selatan kini menghadapi pemilihan umum lebih awal, dengan presiden baru harus dipilih dalam waktu 60 hari, atau paling lambat pada 3 Juni. Hingga saat itu, Perdana Menteri Han Duck-soo akan terus menjalankan tugas sebagai kepala negara.
Pada 3 Desember 2024, Yoon mengumumkan darurat militer, dengan mengeklaim bahwa pihak oposisi bersimpati dengan Korea Utara dan merencanakan pemberontakan.
Parlemen mencabut deklarasinya beberapa jam kemudian, yang dipatuhi Yoon, yang kemudian meminta maaf kepada negara. Pada 14 Desember, parlemen Korea Selatan memakzulkan Yoon atas tindakannya tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.
Aleix Espargaro comeback di MotoGP Mandalika 2026 menggantikan Joan Mir. Honda menargetkan adaptasi RC213V sekaligus pengembangan motor.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.