Didera Masalah Kriminal hingga Keberadaan Perkampungan Asing, Wisata Bali Diusulkan Dievaluasi

Newswire
Newswire Minggu, 02 Februari 2025 15:37 WIB
Didera Masalah Kriminal hingga Keberadaan Perkampungan Asing, Wisata Bali Diusulkan Dievaluasi

Gangster Rusia melakukan penculikan di Bali. /TikTok.

Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah atau akrab disapa Erma, meminta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengevaluasi industri pariwisata di Bali secara menyeluruh.

Erma menyampaikan pernyataan tersebut untuk menanggapi sejumlah persoalan kepariwisataan di Bali dalam beberapa waktu terakhir, seperti aksi kriminal atau perampokan terhadap warga negara Ukraina maupun penutupan Kampung Rusia.

“Pascapandemi, angka kunjungan khususnya turis asing di Bali naik. Ini merupakan potensi yang harus dimaksimalkan,” kata Erma menjelaskan salah satu alasan evaluasi perlu dilakukan, seperti disampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

BACA JUGA : Viral! Diduga Gangster Rusia Lakukan Perampokan di Bali, Culik WNA Ukraina

Selain itu, dia mengatakan bahwa solusi yang komprehensif dibutuhkan untuk mengatasi persoalan industri pariwisata di Bali. Terlebih Bali merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

“Cek juga regulasi-regulasi lokal. Apakah sudah cukup untuk mencegah berbagai persoalan-persoalan yang muncul?” ujarnya.

Ia mencontohkan bahwa salah satu regulasi yang perlu ditinjau kembali adalah mengenai ketentuan investor asing atau warga negara asing (WNA) yang memiliki uang Rp10 miliar dapat berinvestasi.

Menurut dia, regulasi tersebut berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat di antara investor asing, dan mengesampingkan peran masyarakat lokal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online