CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Ilustrasi kecelakaan pesawat - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Para penyelidik hingga kini belum menemukan perekam data penerbangan (kotak hitam) dari pesawat dan helikopter militer yang bertabrakan di udara dan jatuh dekat ibukota Amerika Serikat, Washington, D.C.
"Kami tahu itu ada disana. Rekaman itu ada di bawah air. Ini hal biasa bagi NTSB (Badan Keselamatan Transportasi Nasional). Kami telah berkali-kali menemukan perekam data penerbangan di dalam air," kata Ketua NTSB Jennifer Homendy dalam sebuah pengarahan di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington pada Kamis.
Homendy mengatakan badan itu akan terlebih dahulu mengizinkan tim pencarian dan penyelamatan melakukan pekerjaannya sebelum melakukan penyelidikan.
Dia mengatakan, Kamis ini merupakan kali pertama seluruh kru NTSB berada di lokasi kejadian, seraya menambahkan bahwa "kami membiarkan tim pencarian dan penyelamatan melakukan misinya. Kami mundur untuk memungkinkan mereka melakukan misi keselamatan penting mereka."
Homendy juga meminta waktu bagi badan itu untuk memeriksa fakta-fakta dalam penyelidikan kecelakaan tersebut. "Bukan berarti kita tidak punya informasi. Kita punya informasi, kita punya data. Kita punya banyak sekali informasi. Kita perlu memverifikasi informasi. Kita perlu meluangkan waktu untuk memastikan keakuratannya," imbuhnya.
Dia menyatakan bahwa badan tersebut akan menyelidiki "manusia, mesin, dan lingkungan" untuk menentukan penyebab tabrakan, dan berkata: "Kami akan melihat semua manusia yang terlibat dalam kecelakaan ini."
Sementara itu anggota NTSB Todd Inman mengatakan badan itu berupaya memberikan laporan awal dalam waktu 30 hari. "Tim investigasi kami akan berada di tempat kejadian selama diperlukan untuk memperoleh semua bukti yang mudah rusak dan semua temuan fakta yang diperlukan untuk membawa kami pada kesimpulan tentang kemungkinan penyebab," katanya.
Inman melanjutkan bahwa saat ini, timnya sedang memeriksa puing-puing, dan tidak ada yang menunjukkan bahwa mungkin ada seluncuran atau tembakan yang dikerahkan.
Otoritas belum menemukan kotak-kotak perekam dari pesawat. "Kami mungkin akan memiliki lebih dari satu kotak hitam, begitulah istilahnya. Menurut pemahaman kami, helikopter Sikorsky dilengkapi dengan beberapa bentuk perangkat perekam," katanya.
Pada Rabu malam, sebuah pesawat penumpang American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS bertabrakan di udara dekat bandara dan jatuh di Sungai Potomac. Pesawat yang membawa 60 penumpang dan empat awak itu sedang dalam perjalanan dari Kansas, sementara helikopter sedang dalam penerbangan latihan sambil membawa tiga personel militer.
Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengonfirmasi bahwa tidak ada yang selamat dari kecelakaan itu sementara pihak berwenang terus menyelidiki penyebabnya. NTSB adalah badan investigasi pemerintah independen yang bertanggung jawab atas investigasi kecelakaan transportasi sipil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.