Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya telah menyiapkan rencana kerja dan program unggulan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) di tahun 2025 dalam empat klaster.
“Empat klaster tersebut, di antaranya klaster 1 desain besar pengembangan ekraf (ekonomi kreatif), klaster 2 konsolidasi internal kementerian baru, klaster 3 program yang tertuju kepada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, dan klaster 4 ekraf sebagai the new engine of growth,” kata Riefky, Sabtu.
Pada klaster 1 desain besar (grand design), Kemenekraf akan melakukan pengembangan ekonomi kreatif yang mencakup sejumlah program unggulan. Antara lain penyempurnaan regulasi, sinkronisasi lintas kementerian atau lembaga (K/L), serta kolaborasi lintas K/L dan pelaku industri.
“Kami berkomitmen penuh menggunakan data sebagai basis acuan dalam setiap penyusunan kebijakan (data driven decision making), sehingga peran lembaga seperti BPS dan BRIN menjadi sangat penting dalam mendukung formulasi kebijakan ekraf,” kata Riefky.
Pada klaster 2, Kemenekraf secara paralel akan menyiapkan program-program kementerian terkait Reformasi Birokrasi, Pembangunan Kapasitas SDM, serta Penguatan Identitas Kementerian Ekraf. Program tersebut diinisiasi agar masyarakat mengetahui peran institusi Kemenekraf dalam pelayanan publik.
Di klaster 3, Kemenekraf telah menyiapkan program untuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, termasuk program penguatan di semua rantai nilai (value chains) ekraf. Mulai dari kreasi, produksi, promosi atau pemasaran, distribusi hingga konsumsi untuk setiap subsektor ekraf.
Pada klaster 4, Kemenekraf akan mengembangkan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth dengan menyediakan perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual, meningkatkan kesejahteraan pelaku ekraf, serta meningkatkan infrastruktur daya saing ekraf.
“Hal ini diarahkan agar dapat membuka banyak lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing produk kreatif lokal, dan menjadikan daerah sebagai pusat- pusat ekonomi kreatif di berbagai provinsi,” kata Riefky mengakhiri pernyataan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.