Peminat Magang Nasional Membeludak, 300.000 Berebut 50.000 Kuota
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
Kanal aduan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka “Lapor Mas Wapres” dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menuturkan pihaknya tidak memiliki ego sektoral atas dibukanya layanan kanal aduan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka “Lapor Mas Wapres” dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Mana yang lebih cepat saja, kami ini kan tidak ego sektoral, mana yang lebih cepat, mana yang baik, yang penting pemerintahan bisa berjalan dengan lancar, berjalan dengan baik, semua program-program pemerintah bisa berjalan," kata Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.
Sebagai legislator di parlemen, dia mengaku tidak mempermasalahkan bila masyarakat menyampaikan aspirasi langsung ke kanal aduan “Lapor Mas Wapres”.
"Ya, kan bagus toh, jadi Wakil Presiden proaktif untuk menyerap aspirasi masyarakat. Alhamdulillah ini kan kita sebagai masyarakat tentunya sangat senang bisa langsung memberikan aspirasinya kepada Wakil Presiden," ucapnya.
DPR RI sendiri, lanjut dia, memiliki badan serupa yang bertugas menampung aspirasi masyarakat.
"Di DPR kan juga kami sudah bentuk tuh Badan Aspirasi Masyarakat, BAM. Jadi BAM ini juga menerima aspirasi masyarakat. Jadi masyarakat bisa selain kepada DPR, juga bisa langsung (menyampaikan aspirasi) kepada Wakil Presiden, kepada pemerintah," tuturnya.
Dia pun menepis kanal aduan “Lapor Mas Wapres” akan tumpang tindih dengan keberadaan badan yang memiliki fungsi serupa di kementerian/lembaga lainnya.
"Saya rasa mungkin ya baik juga kalau seluruh-seluruh kementerian dengan sektornya sendiri-sendiri membuka juga pengaduan-pengaduan kan, seperti di kepolisian kan juga sudah ada pengaduan masyarakat, TNI juga sudah ada, menteri-menteri lain mungkin bisa meniru, apalagi Pak Wapres juga sudah membuka itu. Jadi saya rasa baik-baik saja," katanya.
Sebab, lanjut dia, semakin banyak pejabat pemerintah yang menerima laporan masyarakat maka akan semakin banyak pula atensi yang diberikan sehingga pada akhirnya akan semakin cepat ditangani oleh pihak-pihak terkait di kementerian.
"Jadi saya rasa [hadirnya Lapor Mas Wapres] ini baik-baik saja. Kita tidak usah berburuk sangka, suudzon, tapi ini niat baik daripada pemerintahan saat ini Prabowo-Gibran, dan kami sebagai legislatif di DPR, untuk lebih cepat melayani masyarakat," ujar dia.
Sebelumnya, Senin (11/11/2024), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi membuka posko dan kanal aduan “Lapor Mas Wapres” untuk masyarakat yang beroperasi pada Senin - Jumat pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB.
Warga dapat mengadu kepada Wakil Presiden secara langsung ke posko yang berlokasi di Gedung Sekretariat Wakil Presiden, Kompleks Istana Wapres, Jalan Kebon Sirih Nomor 14, Jakarta Pusat. Di luar itu, warga juga dapat mengirimkan pesan melalui WhatsApp dengan nomor 081117042207.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.