Kapal Migran Tenggelam di Malaysia, Operasi SAR Masih Cari 14 WNI
Kapal diduga membawa WNI tenggelam di perairan Malaysia. Sebanyak 23 korban selamat, sementara 14 lainnya masih dalam pencarian.
Mahfud MD - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Guru Besar Hukum Tata Negara sekaligus mantan calon wakil presiden nomor urut 3 di Pilpres 2024 Mahfud Md memastikan akan menghadiri pelantikan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024--2029 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Ia pun mengaku sudah menerima undangan pelantikan Prabowo-Gibran. Dia menjelaskan pelantikan tersebut merupakan agenda penting bagi Indonesia. "Oh iya saya diundang, saya akan hadir tentu saja karena ini negara, ini negara kan bukan soal politik kelompok, politik perorangan," kata Mahfud dilansir Antara, Rabu.
BACA JUGA : Jelang Pelantikan Presiden, Permintaan Foto Prabowo-Gibran Meningkat
Mahfud yang maju dalam Pilpres 2024 bersama Ganjar Pranowo itu mengingatkan setiap warga negara tentu saja memiliki kewajiban menghormati agenda-agenda penting negara.
Salah satu agenda itu tidak lain pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. "Semua harus, kalau negara punya acara itu harus dihormati, saya mau datang," ujarnya.
Terkait kedatangannya ke Gedung MPR RI, Mahfud mengungkapkan kemungkinan besar dirinya akan datang bersama Ganjar Pranowo, mantan Gubernur Jawa Tengah yang merupakan pasangan capres-nya di Pilpres 2024. Menurutnya, rencana itu sedang dikoordinasikan oleh timnya dan tim dari Ganjar.
Kehadirannya bersama Ganjar atau tidak bersama Ganjar, Mahfud tetap akan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Bagi mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu kedatangannya nanti tidak cuma dalam rangka menghormati MPR RI, tapi juga menghormati orang-orang yang sudah dipilih rakyat Indonesia.
"Sepertinya mau bersama Pak Ganjar, sepertinya sih, sedang dikoordinasikan, tapi saya menghormati MPR, saya akan datang dan menghormati juga orang yang terpilih," jelas Mahfud.
Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Mahfud saat ditemui awak media usai menjadi pembicara di Indonesia Integrity Forum. Saat itu, ia menyampaikan akan datang ke pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan digelar di Gedung MPR pada 20 Oktober 2024 jika memang diundang.
Mahfud memang tampak tidak ada beban untuk menghadiri pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden tersebut. Apalagi, Mahfud memiliki hubungan yang baik dengan Prabowo Subianto maupun dengan Joko Widodo yang merupakan ayah dari Gibran.
Sikap tanpa beban ini turut ditampilkan Mahfud Md saat melewati momen-momen penting Pilpres 2024. Tidak cuma soal pelantikan, sikap itu konsisten ditampilkan Mahfud saat menerima hasil quick count atau hitung cepat maupun saat menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilpres 2024.
BACA JUGA : Sekjen Gerindra Ungkap Pertemuan Prabowo, Gibran, dan Jokowi di Solo Bahas Pelantikan
Dia juga memberikan pesan penting agar setiap elemen bangsa terus berbuat dan jangan pernah lelah memberi sumbangsih bagi Indonesia. "Indonesia adalah bangsa yang besar, sehingga di manapun posisi Anda, sekecil apa pun peran Anda, negeri ini perlu dibangun oleh kekuatan anak bangsa. Tetap berbuat yang terbaik untuk Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapal diduga membawa WNI tenggelam di perairan Malaysia. Sebanyak 23 korban selamat, sementara 14 lainnya masih dalam pencarian.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.