Ratusan Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Kutoarjo Diberi Bantuan

Newswire
Newswire Senin, 26 Agustus 2024 23:47 WIB
Ratusan Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Kutoarjo Diberi Bantuan

Penyerahan bantuan untuk pedagang Pasar Kutoarjo yang terdampak kebakaran. /Istimewa.

Harianjogja.com, PURWOREJO—Ratusan pedagang terdampak kebakaran Pasar Kutoarjo, Purworejo diberi sejumlah bantuan untuk meringankan beban mereka. Sebagaiman diketahui Pasar Kutoarjo ludes terbakar dengan persentase 90% pada Jumat (16/8/2024) lalu.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat pedagang akan membuka dagangan mereka. Adapun penyebab dari kebakaran tersebut karena adanya korsletik pada jaringan listrik antar kios pedagang. Tercatat dari 3.000 los kios atau pedangan di pasar tersebut, sebanyak 641 pedagang di antaranya tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya dan ludes terbakar.

Peristiwa kebakaran ini memunculkan kepedulian banyak pihak, salah satunya DRW Foundation yang memberikan bantuan senilai Rp100 juta kepada 641 pedagang dalam bentuk sembako. Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi pelipur lara para pedangang yang terdampak. Karena banyak para pedagang tersebut kehilangan barang dagangan berdampak pada hilangnya mata pencaharian mereka.

"Kebetulan saya asli Purworejo sehingga merasa tererak hati untuk memberikan bantuan, khususnya para pedagang yang terdampak secara langsung. Memang jumlahnya tidak banyak harapannya bisa sedikit meringankan," kata Pendiri DRW Foundation Wahyu Triasmara, Senin (26/8/2024).

Penjabat Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan peristiwa kebakaran menimpa pasar Kutoarjo memang sang menyedihkan, krena banyak pedagang yang tidak berhasil menyelamatkan barang dagangannya.  "Oleh karena itu kami berterima kasih kepada semua pihak yang banyak memiliki kepedulian untuk memberikan bantuan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online