RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Alissa Wahid saat seminar Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024 yang digagas oleh Markplus, Kamis (1/8/2024) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA— Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat PBNU Alissa Qotrunnnada Wahid atau Alissa Wahid menilai transformasi perubahan yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) dalam beberapa tahun terakhir berjalan signifikan. Salah satunya adalah keberhasilan Program Penguatan Moderasi Beragama.
Sejak diluncurkan beberapa tahun lalu kini di era kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, program moderasi beragama ditingkatkan menjadi Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA).
Menurut Alissa Wahid, keberhasilan Kemenag terkait penguatan Moderasi Beragama diakui oleh publik. “Bukti secara langsung, harian Kompas tiap tiga bulan adakan survei kepuasan masyarakat. Dan yang tertinggi adalah upaya pemerintah untuk menjaga keberagaman dan toleransi melalui program moderasi beragama,” ungkap Alissa Wahid saat seminar Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024 yang digagas oleh Markplus, Kamis (1/8/2024) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta dilansir dari Kemenag DIY.
Menariknya lagi, kata Alissa Wahid, kampung Moderasi Beragama yang awalnya akan diluncurkan 1.000 kampung akhirnya saat ini menjadi 2.650 kampung Moderasi Beragama.
“Padahal anggaran yang ada hanya cukup untuk 1.000 kampung. Artinya program ini tidak lagi driven by state actor namun telah menjadi milik masyarakat dan didukung pemerintah daerah setempat,” jelas Alissa.
BACA JUGA: Kemenag Kota Jogja Kukuhkan 4 Agen Moderasi Beragama
“Saya jadi ingat pemikiran Peter Senge bahwa perubahan sistemik tidak bisa bekerja secara reaktif, tapi dengan perubahan kebijakan secara mendasar. Hal itu telah dilakukan Kemenag,” tambahanya lagi.
Ia lantas mencotohkan, ketika ada rumah ibadah yang belum mendapatkan izin, Menteri Agama memerintahkan tiap Kantor Kemenag harus menyediakan aula kantornya untuk tempat beribadah.
Lebih lanjut putri sulung Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid ini juga mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, serta program prioritas Kemenag yang lain yakni Kemandirian Pesantren dan Cyber Islamic University.
Selain Alissa Wahid, beberapa pembicara hadir dalam seminar IMF ini adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Sukamto, Kepala LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Hendrar Prihadi, dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara.
Turut hadir Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY Muntolib, Ketua Tim HDI KUB Nur Ahmad Ghojali, jajaran Markplus Indonesia, dan peserta seminar.
Kegiatan IMF 2024 akan berlangsung di tujuh kota, yaitu Yogyakarta (31 Juli-1 Agustus 2024), Pekanbaru (5-6 Agustus 2024), Palembang (7-8 Agustus 2024), Manado (12-13 Agustus 2024), Bali (14-15 Agustus 2024), Bandung (19-20 Agustus 2024), dan Surabaya (21-22 Agustus 2024). Rangkaian IMF 2024 juga dimeriahkan stand pameran capaian kinerja dan konsultasi layanan Kemenag. Ada juga pameran foto Sukses Haji 2024 dan layanan Satgas Halal DIY.
Sehari sebelum seminar IMF, Kemenag dan Markplus juga telah menggelar rangkaian kegiatan IMF yang dikemas Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) yang digelar di Agrotropica Learning Center (AGLC), Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.