Biden Menilai Terlalu Dini Klaim Penembakan Trump sebagai Upaya Pembunuhan

Newswire
Newswire Minggu, 14 Juli 2024 10:47 WIB
Biden Menilai Terlalu Dini Klaim Penembakan Trump sebagai Upaya Pembunuhan

Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 21 Desember 2022. (Xinhua/Liu Jie)\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat Joe Biden angkat bicara terkait penembakan saat Donald Trump berpidato di Negara Bagian Pennsylvania pada Sabtu (13/7/2024). 

Menurut Biden terlalu dini untuk memastikan secara resmi bahwa penembakan Trump sebagai upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden AS itu.

BACA JUGA: Bukan yang Pertama, Ini 6 Kali Upaya Pembunuhan Terhadap Donald Trump

“Saya tidak tahu banyak. Saya punya pendapat, tetapi saya tidak punya fakta apa pun. Jadi, saya ingin memastikan kami mengantongi semua faktanya sebelum saya berkomentar,” kata Biden.

Dia mengatakan hal itu dalam saat konferensi pers pada Sabtu waktu setempat ketika ditanya apakah penembakan tersebut merupakan upaya pembunuhan terhadap Trump.

Biden mengaku dirinya berharap bisa berbicara dengan Trump segera.

BACA JUGA: Usai Insiden Penembakan, Trump Banjir Dukungan, Termasuk dari Elon Musk

Sebelumnya dilaporkan bahwa penembakan itu sedang diselidiki dengan dugaan upaya pembunuhan, dan sang pelaku tewas di tangan agen-agen Dinas Rahasia AS.

Trump dalam kondisi aman dan baik-baik saja setelah penembakan ketika telinga kanannya terlihat berdarah, menurut laporan media.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online