26 Persen Pembiayaan CIMB Niaga Mendukung Transisi yang Berkelanjutan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 29 Juni 2024 01:27 WIB
26 Persen Pembiayaan CIMB Niaga Mendukung Transisi yang Berkelanjutan

Hery Kurniawan (kanan) menerima penghargaan sebagai Tokoh PR Berpengaruh 2024 dari MAW Talk, Jumat (28/6/2024). Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai salah satu bank terdepan yang aktif mengimplementasikan sustainability (keberlanjutan) di Indonesia, Bank CIMB Niaga terus menjalankan usaha, dengan melakukan sinergi antara aspek ekonomi, lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola ke dalam proses dan usaha perbankan.

Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan menyatakan, untuk menanamkan nilai keberlanjutan dalam strategi bisnis Bank, CIMB Niaga berpusat pada lima pilar utama keberlanjutan. Mulai Tindakan Berkelanjutan, Usaha Berkelanjutan (Bisnis Berkelanjutan), Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan, Tata Kelola dan Risiko, serta Pelibatan Pemangku Kepentingan dan Advokasi.

“Berbagai inisiatif telah dan akan terus kami lakukan untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini merupakan bukti komitmen kami untuk tidak sekadar mengejar profit, namun juga berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan dan bumi untuk generasi mendatang,” kata Hery di sela penganugerahan dirinya sebagai Tokoh PR Berpengaruh 2024 dari MAW Talk di Jogja, Jumat (28/6/2024).

Dia menyontohkan penerapan sustainability yang dilakukan seperti meluncurkan berbagai produk dan program keuangan berkelanjutan untuk mendukung capaian SDGs dan aksi iklim. Produk tersebut seperti Tabungan iB Mapan Berhadiah Wakaf, Giro Kartini, pembiayaan panel surya, Green Mortgage, Sustainability-Linked Loan/Financing, dan program Sustainable Financing.

"Produk-produk tersebut juga disambut baik nasabah. Hal ini tercermin dari hasil per 31 Maret 2024, hampir 26% dari total pembiayaan Bank (atau setara dengan Rp54,8 triliun) mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon, Perjanjian Paris, dan SDG," paparnya.

Berkat hal tersebut, perusahaan itu juga terpilih sebagai salah satu dari tujuh bank yang mewakili komitmen industri perbankan nasional dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) Indonesia, yang ditargetkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Sebagai bagian dari corporate citizenship, kami juga memiliki perhatian besar kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF) mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.

Selain bersama UNICEF, perseroan melalui Unit Usaha Syariah (CIMB Niaga Syariah) juga mencanangkan progam Pengentasan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem dan mendukung aksi mitigasi perubahan iklim. "Sejak 2012 kami terus aktif dalam konservasi dan pelestarian bambu bersama KEHATI dan telah menanam 49.400 pohon, yang tersebar di berbagai wilayah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online