Bulog Terapkan Formula 2-3-4 untuk Jaga Mutu Beras SPHP
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Petugas Wilayatul Hisbah melihat kamp penampungan imigran Rohingya kosong setelah seluruh imigran tersebut melarikan dini pada Sabtu dini hari jelang subuh, Sabtu (1/6/2024). (ANTARA/HO-Dok Pemkab Aceh Barat)
Harianjogja.com, ACEH—Sebanyak 27 orang imigran etnis Rohingya dilaporkan telah melarikan diri pada Sabtu (1/6/2024) dini hari. Mereka sebelumnya ditampung di kamp penampungan sementara di Kompleks Kantor Bupati Aceh Barat, Provinsi Aceh.
"Benar, semua warga etnis Rohingya yang selama ini ditampung di belakang kantor bupati semuanya telah melarikan diri," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Barat Azim saat dikonfirmasi di Meulaboh, Sabtu.
BACA JUGA: 51 Pengungsi Rohingya Mendarat di Kabupaten Langkat
Sebelumnya, pada Jumat (31/5/2024), sebanyak 16 orang imigran Rohingya yang sebelumnya ditampung Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga kabur atau melarikan diri dari kamp pengungsian. Total 43 penungsi Rohingya yang sudah kabur dari kamp pengungsian sementara.
"Dengan kaburnya 27 orang imigran Rohingya tersebut maka saat ini tidak ada lagi para imigran tersebut di Kabupaten Aceh Barat," kata Azim.
Ia menyebutkan puluhan imigran tersebut melarikan diri diperkirakan pada Sabtu sekitar pukul 04.30 WIB menjelang subuh saat kawasan tersebut dilanda hujan lebat, dan petugas yang berjaga tertidur.
"Jadi, para imigran ini diketahui melarikan diri ketika petugas hendak melakukan pengecekan ke kamp dan ditemukan kamp dalam kondisi kosong,” kata Azim menambahkan.
Ia menambahkan kamp penampungan sementara yang telah kosong tersebut hanya meninggalkan beberapa pakaian milik imigran Rohingya, sementara barang lainnya telah dibawa imigran.
Azim mengatakan pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut ke pimpinan daerah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.