OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Kebakaran - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, UNGARAN—Sebuah kandang ayam milik warga Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (8/5/2024) dini hari hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi sebanyak 7.000 anak ayam berumur satu pekan mati terpanggang.
Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid menjelaskan kebakaran kandang ayam tersebut terjadi pada dini hari berlokasi di Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa. Kejadian itu kali pertama diketahui warga sekitar yang melihat munculnya kepulan asap dari kandang yang mempunyai dua lantai.
BACA JUGA: Agar Netral, Pandu Dorong Dukuh Jadi KPPS saat Pilkada Bantul 2024
“Kandang berbentuk panggung, bagian bawah digunakan untuk kamar pegawai dan peralatan kandang. Sedangkan bagian atas digunakan untuk kandang. Warga sekitar Andreas Bayu, 47, rumahnya berjarak kurang lebih 300 meter dari kandang yang mengetahui pertama kali kepulan asap dari bagian tengah kandang,” kata AKP Mufid dikutip dari Solopos, Rabu.
Lebih lanjut di lokasi kejadian, Kanit Reskrim Iptu A. Ruly Asmoro mengatakan kandang yang terbakar milik Dwi Puji, 42, warga Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa dan berisi kurang lebih 7.000 ekor ayam.
“Ada sekitar 7.000 ekor ayam berumur 1 minggu yang terbakar saat kejadian, untuk pegawai kandang Samijo, 52, saat kejadian dapat menyelamatkan diri,” bebernya.
Iptu Ruly menjelaskan dari hasil pemeriksaan di lokasi terdapat bekas korsleting di tiang bagian tengah kandang yang diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran. Saat kejadian, pihaknya berkoordinasi dengan pihak PLN guna dilakukan pemadaman arus di sekitar lokasi.
BACA JUGA: Saksi Bongkar Fakta SYL Bayar ART hingga Beli Sapi Rp360 Juta dari Patungan Pegawai Kementan
Untuk memadamkan kebakaran, kata Iptu Ruly, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran pos Damkar Ambarawa dikerahkan. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.10 WIB dan selanjutnya dilakukan proses pendinginan. Atas kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
Sementara itu, saksi Andreas Bayu menerangkan pihaknya saat kejadian sekitar pukul 03.30 WIB dini hari merasa curiga karena lampu di dalam rumahnya redup.
“Berawal dari lampu di rumah saya redup saya akhirnya keluar rumah untuk memastikan meteran listrik. Namun ternyata melihat percikan api dari kandang ayam milik Pak Dwi. Setelah dicek ternyata Pak Samijo sudah berusaha menyelamatkan diri,” terang Andreas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.