Polisi Klaim Situasi Kamtibmas Jelang Lebaran 2024 Aman dan Terkendali

Newswire
Newswire Minggu, 07 April 2024 23:47 WIB
Polisi Klaim Situasi Kamtibmas Jelang Lebaran 2024 Aman dan Terkendali

Kendaraan pemudik terjebak kemacetan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM KM 150, Mekarjaya, Jawa Barat, Jumat (5/4/2024). Pada H-5 Lebaran 2024 arus lalu lintas di Tol Trans Jawa itu mulai terjadi kepadatan volume kendaaraan yang melintas. - Antara/Aprillio Akbar

Harianjogja.com, JAKARTA—Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada H-3 Idulfitri 1445H/2024 M berjalan aman, tertib dan terkendali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 pada Minggu, 7 April 2024 secara umum dalam keadaan aman, tertib dan terkendali.

"Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, Sabtu (6/4/2024) tercatat terjadi 946 kejadian gangguan kamtibmas, delapan kasus pelanggaran, sembilan kejadian bencana alam, serta 34 kejadian gangguan ketentraman," papar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/4/2024).

BACA JUGA: Mencegah Pencurian, Warga Bisa Titip Sepeda Motor di Polres Bantul

Sementara itu, kecelakaan terjadi sebanyak 213 kejadian, dengan rincian, 23 orang meninggal dunia, 39 orang luka berat dan 267 orang luka ringan. Kerugian materiil sebesar Rp539.350.000.

Dia menyebutkan selama Operasi Ketupat 2024 juga dilakukan penindakan pelanggaran lalu lintas, yakni sebanyak 5.978 kejadian dengan rincian, 4.620 berupa teguran dan 1.358 tilang elektronik.

Jenderal polisi bintang satu itu mengatakan Polri tetap mengantisipasi lonjakan calon pemudik di ruas jalan tol, dan arteri.

Pada Minggu, tercatat sebanyak 95.396 unit kendaraan keluar dari Jakarta melalui lima gerbang tol (Ciawi Utama, Merak, Cikupa Utama, Kalihurip Utama dan Cikampek Utama). Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta sebanyak 83.908 unit kendaraan.

“Diperkirakan hari ini masih banyak yang melakukan aktivitas mudiknya, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum,” kata Trunoyudo.

Polri pun mengimbau kepada masyarakat yang mudik agar saat melintasi jalan tol dapat memanfaatkan rest area selama 30 menit. Apabila rest area yang dilintasi penuh, pemudik dapat keluar menuju jalan arteri untuk beristirahat, dan bisa melanjutkan kembali perjalanan melalui tol tanpa ada penambahan tarif tol.

BACA JUGA: Waspada! Kasus Difteri Perdana di Sleman Ditemukan di Kalurahan Ini

“Kami tak henti-hentinya mengimbau masyarakat tidak menggunakan bahu jalan untuk beristirahat karena membahayakan diri maupun orang lain, serta menghambat perjalanan pemudik lainnya,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menambahkan Polri siap melayani, mengamankan seluruh pemudik, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) terwujud dengan baik.

“Kami mengimbau masyarakat yang mudik agar memastikan kondisi fisik juga sehat serta periksa kendaraan sebelum melakukan perjalan, pastikan saldo uang elektronik mencukupi,” kata Trunoyudo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online