Kemensos Sudah Kirimkan Bantuan Senilai Rp3 Miliar untuk Korban Banjir Semarang

Newswire
Newswire Sabtu, 16 Maret 2024 13:57 WIB
Kemensos Sudah Kirimkan Bantuan Senilai Rp3 Miliar untuk Korban Banjir Semarang

Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah yang tengah banjir, Kamis (14/3/2024). (Antara/I.C. Senjaya)\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Sosial telah memberikan total bantuan senilai Rp3,088 miliar bagi korban bencana banjir di Kota Semarang yang dikirimkan dari beberapa Sentra Terpadu, Sentra, BBPPKS dan gudang pusat Bekasi.

Selain memberikan bantuan, Kemensos juga mendirikan dapur umum. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico didampingi Plt. Direktur PSKBA, M. Delmi, dan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung Iyan Kusmadiana mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi banjir di beberapa wilayah, posko pengungsian, serta posko bantuan Kemensos pada Jumat (15/3).

“Kita membuat dapur umum di beberapa titik, sudah ada empat dapur umum yang kita dirikan, namun ada beberapa dapur umum yang dibuat secara mandiri oleh warga juga akan kita bantu memasok kebutuhan,” kata Robben Rico dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta pada Sabtu.

"Tadi sampai jam 3 pagi kita keliling di beberapa tempat, Alhamdulillah, kita sudah supply berupa kasur dan selimut. Harapannya warga bisa beristirahat dengan baik dan nyaman di pengungsian,” ujarnya.

Kementerian Sosial telah memberikan total bantuan senilai Rp3,088 miliar bagi korban bencana banjir di Kota Semarang yang dikirimkan dari beberapa Sentra Terpadu, Sentra, BBPPKS dan gudang pusat Bekasi.

Sampai saat ini, Kementerian Sosial dengan berbagai pihak masih terus memberikan pelayanan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam membantu korban melewati masa sulit setelah bencana.

BACA JUGA: Daop 6 Yogyakarta Batalkan 4 Perjalanan KA Imbas Banjir di Semarang

Salah satu pengungsi, Etty, mengucapkan rasa terima kasihnya karena mendapatkan kasur dan selimut dari pihak Kemensos.

“Sebelumnya, tidur hanya dengan alas tikar, sehingga selimut dan kasur ini sangat dibutuhkan untuk membuat tidur lebih nyaman,” kata Etty.

Sebelumnya, Kota Semarang dilanda banjir setelah hujan deras yang disertai petir dan angin kencang mengguyur sejak Rabu (13/3).

Berdasarkan data BPBD Kota Semarang per 15 Maret 2024 pukul 11.00, banjir telah menimbulkan dampak bagi 169.991 warga kota Semarang. Meluapnya air dari daerah Ungaran dan sekitarnya juga membuat Banjir Kanal Timur (BKT) tidak mampu menahan debit air sehingga turut memperparah situasi.

Kondisi banjir yang parah membuat beberapa masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman seperti masjid, kantor kelurahan dan Gedung Serbaguna Universitas Semarang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online