Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Pohon tumbang menimpa rumah akibat angin kencang di Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, beberapa waktu lalu. - Antara/ist/BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa terdapat beberapa fenomena atmosfer yang terpantau masih cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dapat memicu peningkatan curah hujan yang disertai kilat/angin kencang di wilayah Indonesia.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan aktivitas onsoon asia yang masih dominan menjadi salah satu pemicu peningkatan curah hujan disertai kilat dan angin kencang di Indonesia.
Pemicu lainnya adalah aktivitas gelombang atmosfer di sekitar Indonesia bagian Tengah, dan Timur serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di Indonesia Bagian Tengah dan Selatan.
"Beberapa fenomena atmosfer yang terpantau masih cukup signifikan itu dapat memicu peningkatan curah hujan yang disertai kilat/angin kencang di wilayah Indonesia," jelasnya dikutip dari bmkg.go.id, Jumat (23/2/2024).
Fenomena puting beliung yang terjadi di wilayah Rancaekek Bandung pada 21 Februari lalu, lanjutnya, menimbulkan ikutan dampak angin kencang hingga sekitar wilayah Jatinagor, di mana kondisi angin di sekitar Jatinangor terukur pada saat jam kejadian mencapai 36.8 km perjam.
Dia menyebut sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan Sedang hingga Lebat disertai pembentukan awan Comolunimbus untuk periode 22-25 Februari 2024. Adapun wilayah yang berpotensi meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung.
BACA JUGA: Soal Harga Beras Naik, Sultan: Jangan Sampai Tak Berdampak ke Petani
Daerah lainnya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua.
"Proses pembentukan angin puting beliung sulit dicegah, tetapi bisa dihindari saat terjadi. Jika kita sedang di dalam ruangan tertutup maka tutup semua pintu dan jendela dengan rapat, mematikan seluruh aliran listrik di rumah atau bangunan tersebut, dan mencari tempat yang aman serta hindari di dekat pintu atau jendela," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.