KPK Buka Peluang Periksa Menteri Raja Juli di Kasus OTT Kuansing
KPK membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mendalami kasus dugaan gratifikasi pelepasan kawasan HPT di Kuansing.
Founder Jenna and Kaia Lira Krisnalisa (kiri) dan Owner Jenna and Kaia Yogyakarta Laila Noer Leviana (ANTARA/HO-Jenna and Kaia)
Harianjogja.com, JOGJA—Jenna and Kaia, sebuah perusahaan produk fashion ternama asal Indonesia, kini hadir di Jogja. Beragam produk hadir tidak hanya bergaya, tetapi juga mampu menjadi produk yang serbaguna dan mudah untuk dipakai dalam berbagai kesempatan.
"Jenna and Kaia memahami beragam kebutuhan dan preferensi pelanggan. Itulah sebabnya, koleksi Jenna and Kaia dirancang untuk menarik berbagai gaya dan bentuk tubuh, baik untuk acara santai maupun formal," ungkap Founder Jenna and Kaia Lira Krisnalisa di Yogyakarta, Sabtu (3/2/2024).
BACA JUGA: Brand Fashion Tunique Ikut Ramaikan Gelaran Jogja Fashion Week 2023
"Jenna and Kaia memastikan bahwa setiap wanita dapat menemukan sesuatu yang cocok untuk melengkapi kepribadian dan selera uniknya," tambahnya.
Pada grand opening Jenna and Kaia Jogja, Lira mengatakan, Jenna and Kaia hadir di tengah masyarakat Indonesia sebagai solusi untuk memudahkan orang-orang memadupadankan serta menciptakan tampilan gaya berbusana yang unik, namun tetap nyaman untuk dipakai dan mampu menambah rasa percaya diri seseorang.
"Khususnya, produk-produk dari Jenna and Kaia memiliki pendorong untuk memberdayakan perempuan urban Indonesia, dalam meningkatkan rasa percaya diri mereka melalui fashion," katanya.
Sejak kemunculannya di tengah masyarakat Indonesia, Jenna and Kaia telah banyak menciptakan produk untuk para pelanggannya. Hal itu diakui Lira sering mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pelanggannya dari berbagai daerah. Salah satunya, produk-produk dari Jenna and Kaia kerap mendapat apresiasi yang baik dari para pelanggannya di Yogyakarta.
Oleh karena itu, Jenna and Kaia menjalin kerja sama dengan seorang penggiat industri fashion di Yogyakarta untuk membuka offline store di kota tersebut. Offline store Jenna and Kaia Yogyakarta terletak di Jalan C. Simanjuntak Nomor 30 Kota Yogyakarta, dan telah resmi dibuka untuk umum mulai Sabtu, 3 Februari 2024.
Menurut Lira, Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki banyak sekali peminat di bidang fashion. Sejak pertama kali berdiri, pelanggan produk Jenna and Kaia dari tahun ke tahun bisa terbilang cukup bagus dan terus berkembang di kota ini.
BACA JUGA: Ozzy Clothing, dari Reseller Menjadi Produsen Polo Kenamaan Jogja
"Yang kami lihat selama ini, Yogyakarta itu termasuk kota di Indonesia yang memiliki banyak sekali peminat di dunia fashion. Kami sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi produk fashion, melihat peminat pelanggan di kota ini cukup besar dan terus berkembang terhadap produk yang kami miliki. Maka dari itu, fenomena tersebut yang membuat kami mendirikan store di kota ini (Yogyakarta)," tutur Lira.
Owner Jenna and Kaia Yogyakarta Laila Noer Leviana membenarkan bahwa hal yang disampaikan oleh Lira tersebut merupakan fenomena yang terjadi di kota yang akrab disapa Kota Pelajar ini. Banyak dari mereka menjadikan produk-produk dari Jenna and Kaia sebagai pilihan gaya berbusana yang digunakan dalam berbagai kesempatan.
Produk-produk dari Jenna and Kaia memiliki beragam varian harga, mulai dari Rp249.000 untuk scarf hingga Rp529.000 untuk produk outer. Namun baru-baru ini, pihaknya memberi kemudahan bagi para pelanggannya yang ada di Yogyakarta jika ingin mendapatkan produk dari Jenna adn Kaia, yaitu dengan adanya diskon dan voucher belanja untuk setiap pembelanjaan produk Jenna and Kaia.
"Saat ini kami akan memberikan diskon menarik kepada para pelanggan yang hendak membeli produk Jenna and Kaia. Selain itu, kami pun akan memberikan voucher belanja sebesar Rp50.000, khusus untuk pembelanjaan di store Jenna and Kaia Jogja," kata Leviana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mendalami kasus dugaan gratifikasi pelepasan kawasan HPT di Kuansing.
Sebanyak 30.000 manajer KopDes Merah Putih mulai bertugas awal Agustus 2026 setelah pelatihan dan sertifikasi profesi.
Daftar ulang SPMB Bantul jalur domisili mulai 2–3 Juli 2026, kuota hampir terisi. Proses berjalan lancar meski ada kendala teknis kecil.
Koperasi akan masuk seluruh rantai bisnis sawit, dari kebun hingga minyak goreng. Proyek percontohan dimulai Agustus 2026.
Usulan penguatan Danais DIY disambut Kemenkeu dan DPR. Danais dinilai penting untuk pemberdayaan kalurahan dan pengentasan kemiskinan.
Evakuasi pilot pesawat AMA di Yahukimo tertunda akibat cuaca. Pilot asal AS dilaporkan tewas, pesawat diduga dibakar KKB.