Jadwal Terbaru DAMRI YIA-Jogja Jumat 2 Oktober 2026
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi. /Istimewa.
Harianjogja.com, SOLO—Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan sektor pangan ke depan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan pertanian, tetapi juga bergantung pada hadirnya anak muda yang bersedia kembali ke desa untuk mengembangkan pertanian melalui inovasi dan teknologi.
Ajakan tersebut disampaikan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Desa Berdaya: Peran Milenial dalam Mendukung Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menilai keterlibatan generasi muda menjadi kunci menghadapi tantangan ketahanan pangan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Masa depan ketahanan pangan kita tidak ditentukan oleh luas sawah semata, tetapi oleh seberapa banyak anak muda yang mau kembali membangun desa, membangun pertanian,” ujar Menko Muhaimin.
Cak Imin mendorong mahasiswa tidak hanya berkontribusi melalui gagasan, tetapi juga terlibat langsung di masyarakat. Menurutnya, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membawa inovasi ke desa, mulai dari pengembangan pangan lokal hingga penerapan teknologi pertanian yang lebih modern.
“Pemerintahan Presiden Prabowo telah membuka jalan lewat hilirisasi pangan, digitalisasi distribusi pupuk, dan penguatan riset sehingga tugas kita selanjutnya adalah mengisinya dengan anak-anak muda yang berani berinovasi, untuk memastikan politik kebijakan ketahanan pangan dapat terimplementasi dengan baik,” ucap Menko Muhaimin.
Sementara itu, persoalan regenerasi petani masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Haris, mengungkapkan jumlah petani milenial berusia 19 hingga 39 tahun saat ini baru mencapai 6,18 juta orang.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 21,93% dari total petani nasional. Kondisi itu menunjukkan sebagian besar sektor pertanian masih ditopang petani berusia di atas 55 tahun sehingga regenerasi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi.
Melihat kondisi tersebut, Abdul Haris meminta perguruan tinggi mengoptimalkan pelaksanaan tri dharma, terutama pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan untuk dunia kerja formal, tetapi juga perlu membangun ekosistem petani muda yang didukung pendekatan akademis dan inovasi.
Ia mengingatkan kembali komitmen yang telah disepakati dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Surabaya, yakni keterlibatan perguruan tinggi dalam mendampingi 40.000 desa. Komitmen tersebut diharapkan semakin diperkuat melalui pengembangan lumbung pangan di setiap desa binaan kampus.
“Kami mendorong penerapan model kampus tani dan pusat inovasi desa untuk pengembangan sektor unggulan desa, mengingat masih terdapat kabupaten tertinggal serta desa-desa tertinggal yang menjadi prioritas penguatan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Deputi Haris.
Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Universitas Sebelas Maret. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Fitria Rahmawati, menyatakan kampusnya siap mendukung berbagai program strategis pemerintah untuk mempercepat terwujudnya kemandirian pangan berbasis desa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat yang telah mempercayakan UNS sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan seminar nasional tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.