Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo memegangi dasi saat ditanya wartawan mengapa mengenakan dasi berwarna kuning, di Jakarta, Sabtu (16/12/2023). ANTARA/Rangga Pandu
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai dasi kuning saat hendak bertolak ke Jepang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (16/12/2023).
Wartawan pun bertanya-tanya mengapa Jokowi mengenakan dasi berwarna kuning. Pasalnya, Kepala Negara sudah terbiasa mengenakan dasi merah, atau pernah juga dasi berwarna biru atau warna gelap.
"Pak, dasi kuning ada artinya nggak," tanya wartawan kepada Presiden, Sabtu pagi.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Soroti Banyaknya Pejabat Indonesia yang Terjerat Korupsi
Mendengar pertanyaan itu Presiden tampak memegangi dasinya, kemudian berseloroh kepada wartawan.
"Masa enggak tahu," ujarnya seraya tersenyum lebar dan lantas pergi meninggalkan ruang konferensi pers menuju ke pesawat.
Menteri Sekretaris Negara(Mensesneg) Pratikno menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo mengenakan dasi warna kuning saat bertolak ke Jepang, Sabtu.
Mensesneg mengaku mendapat cerita dari Presiden Joko Widodo yang kesulitan mencari dasi, hingga mengenakan dasi berwarna kuning itu.
"Tadi beliau cerita, kesulitan mencari dasi, yang ada saja dipakai," kata Pratikno singkat usai mengantar Presiden menuju pesawat dalam rangka kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu.
Presiden Widodo bertolak menuju Jepang, Sabtu pagi, dalam rangka kunjungan kerja.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 06.00 WIB.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa Jepang merupakan mitra penting dan mitra strategis bagi Indonesia dan juga ASEAN. Oleh karena itu, dalam kunjungan kali ini Presiden Jokowi akan menghadiri tiga agenda utama.
Tiga acara utama di Tokyo yaitu melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Fumio Kishida, kemudian bersama dengan PM Kishida kita juga akan memimpin KTT ASEAN dan Jepang serta menghadiri KTT AZEC (Asia Zero Emission Community)," ujar Presiden Widodo dalam keterangannya sebelum keberangkatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 2 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Target PLTS 100 GWp dinilai menunjukkan arah energi bersih Indonesia. Namun, jaringan transmisi dan baterai menjadi tantangan utama.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.