Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
HUT TNI 2023./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Hari ini, Kamis (5/10/2023) diperingati sebagai Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Berdasarkan UU No.34/2004, TNI merupakan instrumen penting bagi pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam UU itu, TNI terdiri dari atas TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara yang melaksanakan tugasnya secara gabungan di bawah pimpinan panglima.
Dikutip dari laman resminya, TNI dibentuk sebagai upaya bangsa Indonesia mempertahankan diri saat berjuang melawan penjajahan Belanda. Pada saat itu TNI yang merupakan pengembangan dari bentuk perkembangan dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) mengalami berapa kali perubahan nama.
Pada 5 Oktober 1945, BKR berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Kemudian TKR diubah lagi namanya menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) untuk memperbaiki susunan yang sesuai dengan dasar militer internasional.
Pada 3 Juni 1947, Presiden Soekarno mengesahkan berdirinya TNI sebgai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat. Selama revolusi kemerdekaan selama 1945-1949, TNI berhasil mewujudkan dirinya sebagai tentara rakyat, tentara revolusi, dan tentara nasional.
Sementara itu, di waktu yang bersamaan pula, TNI harus menghadapi segelintir masalah baik dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeri, TNI harus menghadapi pergolakan bersenjata di beberapa daerah dan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun dan Darul Islam (DI) di Jawa Barat. Sementara dari luar negeri, TNI harus menghadapi Agresi Militer Belanda.
BACA JUGA: HUT Ke-78 TNI, 3 Matra Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Jogja
Periode 1962 merupakan bagian penting dari sejarah TNI karena upaya menyatukan organisasi angkatan perang dan Kepolisian Negara menjadi organisasi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Masalah kembali datang setelah ABRI muncul, puncaknya saat peristiwa Gerakan 30 September (G30S). Namun, itu berhasil dituntaskan dengan baik.
Sayangnya, pergolakan politik yang terjadi di Indonesia pada 1998 berdampak pada ABRI. Secara internal, TNI telah melakukan berbagai perubahan yang signifikan, seperti pemisahan Polri dari ABRI yang telah menjadi keputusan Pimpinan ABRI sebagai Transformasi awal dan tidak lagi terlibat dalam Politik Praktis.
Pada tahun ini, peringatan Hari TNI mengambil tema TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju.
Selain itu, dibuat juga logo khusus untuk tahun ini, yakni berbentuk segi lima dengan dasar warna merah dan bingkai berwarna emas. Di dalam segi lima tersebut terdapat angka 78, sesuai umur TNI dan logo TNI AD, TNI AL, serta TNI AU.
Informasi dan berkas logo Hari TNI 5 Oktober 2023 dapat diakses dan diunduh melalui laman resmi TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.