Mimisan Berulang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius, Ini Kata Dokter
Mimisan berulang bisa jadi tanda penyakit serius seperti hipertensi hingga gangguan darah, ini penjelasan dokter.
Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Sasmito Hadinegoro. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Sasmito Hadinegoro mengeritik keras upaya penegakan hukum yang terjadi di era pemerintahan Joko Widodo-Ma’aruf Amin.
"Secara kasat mata penegakan hukum di Indonesia jalan di tempat dan makin buruk. Penegakan hukum kita, bak gasing, muter-muter di tempat, nggak ada kemajuan,” terang Samito melalui keterangan persnya di Jakarta, Jumat (1/9/2023).
BACA JUGA: Keluarga Pertanyakan Penahanan Dokter Korban KDRT, Begini Kronologinya
Menurut Sasmito, ada dugaan kasus tersebut sengaja dibiarkan oleh aparat penegak hukum, karena tak ada perkembangan signifikan dari pengembalian uang korupsi yang merugikan negara. "Hal ini tidak bisa dibiarkan. Para pengemplang BLBI ini hidupnya aman dan nyaman tanpa merasa takut akan diproses secara hukum," ujarnya.
Belum lagi, katanya, soal kasus Century Gate yang hingga kini hilang kabar perkembangannya.
Sasmito menduga, dua contoh kasus besar itu terabaikan karena faktor amnesia publik yang tak banyak mengingatnya. Begitu juga, Presiden Jokowi yang tak mau bergerak serius. "Semua patut diduga karena amnesia publik dan Presiden Jokowi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mimisan berulang bisa jadi tanda penyakit serius seperti hipertensi hingga gangguan darah, ini penjelasan dokter.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) semakin mempertegas perannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah
Program sertifikasi halal gratis telah menjangkau 1.116 desa wisata dengan 31.548 sertifikat demi memperkuat wisata ramah Muslim.
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Gugatan perdata kasus dugaan penipuan jual beli perusahaan di Bantul memasuki mediasi, tetapi tergugat menolak menempuh jalur damai.