Gempa Flores, 19 Puskesmas Belum Pulih dan 122 Tenda Disiapkan
BNPB menyebut 19 puskesmas di Flores belum beroperasi penuh pascagempa. Pemerintah menyiapkan 122 tenda dan dua rumah sakit lapangan.
Ilustrasi Polisi berjaga saat dilakukan penangkapan terduga teroris./Bisnis-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA –Dua orang terduga teroris di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Anti Teror Polri. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan kedua terduga teroris itu berinisial HSN alias UL dan OS alias O.
HSN adalah terduga teroris yang pertama kali ditangkap di Selong, Kabupaten Lombok Timur NTB pada Jumat (14/7/2023) pukul 20.30 WITA.
BACA JUGA: Ini Peran Dua Terduga Teroris di Lombok yang Ditangkap Densus 88
Tak berlangsung lama di tempat yang berbeda diduga pelaku dengan inisial OS alias O ditangkap di dermaga Pelabuhan Lembar. Kabupaten Lombok Barat NTB.
“Kedua terduga pelaku tersebut memiliki keterlibatan yang berbeda, HSN alias UL sejak tahun 2015-2017 berperan didalam perekrutan saudara H (sudah di KAP) untuk menjadi anggota JAD Bima (saat ini menjadi DPO) dan HSN alias UL memiliki paham Daulah Islamiyah,” ujarnya lewat rilisnya, Minggu (16/7/2023).
Ramadhan melanjutkan bahwa terduga pelaku inisial OS alias O merupakan anggota Jemaah Anshor Daulah (JAD) Lombok Timur aktif mengikuti pertemuan maupun kajian di Rumah Quran Aik Berik dan di rumah saudara HSN alias UL.
Adapun, sejak 8 Agustus 2022 hingga saat ini saudara OS alias O aktif membahas tentang Daulah Islamiyah didalam percakapan grup WhatsApp kajian Islam Kaffah dan di media sosial Facebook miliknya atas nama ‘Hamzah’.
“Pada postingannya saudara OS alias O memposting video tutorial pembuatan bom dan senjata api rakitan dan memiliki rencana untuk hijrah ke Suriah,” pungkas Ramadhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BNPB menyebut 19 puskesmas di Flores belum beroperasi penuh pascagempa. Pemerintah menyiapkan 122 tenda dan dua rumah sakit lapangan.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.