13 Kali Bulan Purnama Warnai 2026, Ada Blue Moon dan Gerhana
Tahun 2026 dihiasi 13 kali bulan purnama, termasuk Blue Moon, supermoon, dan dua gerhana bulan, salah satunya gerhana total terakhir sebelum 2028.
Semut api/
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang perempuan di Amerika Serikat akhirnya meregang nyawa setelah menginjak bukit semut api di dekat rumahnya.
Cathy Weed, yang tinggal di Lawrenceville, Georgia, menderita reaksi alergi parah setelah menginjak tumpukan semut pada 24 Juni. Dia meninggal sebelum mendapatkan perawatan.
Kenapa cuma karena semut api dia bisa meninggal?
Semut api adalah sejenis semut penyengat yang biasanya hidup di gundukan lumpur di dalam tanah. Mereka dapat ditemukan di beberapa negara bagian AS dan terkadang menjadi invasif.
Meskipun semut api memang menggigit, bagi kebanyakan orang rasa sakitnya jauh lebih ringan daripada sengatan lebah, dan biasanya hanya menyebabkan pembengkakan dan kemerahan.
Baca juga: Sebanyak 15.443 Wisatawan ke Bantul, Parangtritis Tetap Terfavorit
Tetapi bagi orang dengan alergi semut api, sengatan dapat menyebabkan situasi yang mengancam jiwa yang disebut anafilaksis, reaksi alergi parah yang dapat terjadi dalam beberapa menit atau bahkan detik setelah terpapar alergen.
Semut api menjepit korbannya dengan rahang yang kuat dan berulang kali menyuntikkan racun ke manusia dengan sengatnya, menurut Departemen Pertanian AS. Gejala sengatan termasuk sensasi terbakar, gatal dan ruam.
Semut api biasanya ditemukan di wilayah selatan AS dan di tempat-tempat jauh di utara hingga Tennessee, kata Wizzie Brown, spesialis manajemen hama di Texas A&M University. Meskipun mereka adalah spesies sepanjang tahun, mereka cenderung lebih umum di musim semi dan musim gugur
Semut api menggigit dan menyengat. Mereka agresif saat menyengat dan menyuntikkan racun, yang menyebabkan sensasi terbakar. Benjolan merah terbentuk di sengatan, dan dalam satu atau dua hari menjadi pustula berisi cairan putih.
Reaksi alergi ini perlu segera ditangani, biasanya dengan hormon yang disebut epinefrin. Ini biasanya dapat dilakukan di epipen.
Semut api impor pertama kali datang ke Amerika Serikat sekitar tahun 1930. Sekarang ada lima kali lebih banyak semut per hektar di Amerika Serikat daripada di Amerika Selatan asli mereka. Semut api yang datang ke Amerika Serikat lolos dari musuh alami mereka dan tumbuh subur di lanskap selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Tahun 2026 dihiasi 13 kali bulan purnama, termasuk Blue Moon, supermoon, dan dua gerhana bulan, salah satunya gerhana total terakhir sebelum 2028.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Kapal Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah konflik Iran tanpa bayar tol. Namun 39 kapal masih berada di kawasan rawan.