Ratusan SPPG Ditutup, OJK Kaji Dampaknya ke Kredit Bank
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.
Ilustrasi beras impor - ist/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengamankan pasokan beras 1 juta ton dari India untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah India untuk pasokan beras tersebut. Nantinya, beras impor sebanyak 1 juta ton ini akan didatangkan jika sewaktu-waktu stok beras dalam negeri berkurang.
“Saya sudah [tandatangani] MoU dengan India 1 juta [ton], sewaktu-waktu kita bisa beli. Tapi harga sudah diikat, sudah G to G antara pemerintah dengan pemerintah kita sudah pesan 1 juta,” kata Zulhas di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/6/2023).
Politisi PAN itu mengatakan, beras 1 juta ton yang dipesan tersebut di luar dari yang ditugaskan Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke Perum Bulog sebanyak 2 juta ton pada tahun ini.
“Iya, di luar [penugasan ke Bulog]. Ini baru MoU. Untuk harga tetap dan barangnya ada, tetapi belum kita beli tapi sudah ada MoU G to G jadi kita sudah punya [stok beras]. Tahun ini kalau darurat, kita bisa membeli, barangnya sudah ada,” ujarnya.
Sebelumnya, Bapanas menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah dari luar negeri sebesar 2 juta ton hingga akhir Desember 2023.
BACA JUGA: Liga 1 Hadirkan Kejutan, Bakal Ada 6 Terobosan, Ini Rinciannya
Dalam surat penugasan tersebut, Bapanas meminta agar pengadaan impor sebanyak 500.000 ton pertama direalisasikan secepatnya.
“Menindaklanjuti hasil rapat bersama Bapak Presiden tanggal 24 Maret 2023 dengan topik Ketersediaan Bahan Pokok dan Persiapan Arus Mudik Idul Fitri 1444 H, kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai akhir Desember 2023,” demikian surat bernomor B2/TU.03.03/K/3/2023 tertanggal 24 Maret 2023.
Surat itu juga menyebut bahwa tambahan pasokan beras ini dapat digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras (SPHP), bantuan beras kepada sekitar 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dan kebutuhan lainnya. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.