Masih Banyak Kasus Anak Stunting dan TB, Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis

Newswire
Newswire Selasa, 02 Mei 2023 22:07 WIB
Masih Banyak Kasus Anak Stunting dan TB, Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis

Haedar Nashir./ ANTARA FOTO-Yudhi Mahatma

Harianjogja.com, SURABAYA—Jumlah anak stunting serta kasus tuberculosis (TB) yang masih banyak di Indonesia menjadi sorotan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

Hal itu diutarakannya saat merinci dua permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia. "Pertama adalah kurangnya dokter spesialis, sehingga dalam hal ini membutuhkan terobosan dan akselerasi birokrasi agar mampu menyelesaikan krisis dokter spesialis," kata Haedar Nashir saat meresmikan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Selasa (2/5).

Masalah kedua adalah persoalan kesehatan komunitas. Haedar menyebut, problem kesehatan komunitas perlu menghadirkan program-program yang berfokus pada kesehatan komunitas.

Menurutnya, Muhammadiyah kuat di bidang kesehatan komunitas karena memiliki instrumen yang lengkap, tidak hanya memiliki rumah sakit dan klinik tetapi juga struktur organisasi dari pusat sampai tingkat bawah.

BACA JUGA: JJLS Diklaim Ampuh Atasi Kemacetan di Jalur Jogja-Wonosari

"Kekuatan ini bila dimanfaatkan akan mampu menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat seperti kasus anak stunting, TB dan penyakit lainnya," katanya.

Untuk itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian terkait untuk terus mendorong akselerasi pendirian Prodi Kedokteran khususnya program spesialisasi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah (PTMA).

Kasus anak stunting dan TB selama ini memang masih menjadi pekerjaan rumah besar dunia kesehatan Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online