Desil 1 hingga 4 Jadi Prioritas Penerima PKH, BPNT dan Beras 10 Kg
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Umat Muslim melakukan ziarah di Gunung Al-Noor, Mekkah, Arab Saudi, Senin (4/7/2022). Umat Islam percaya Nabi Muhammad menerima kata-kata pertama dari Alquran melalui Jibril di Gua Hira yang berada di gunung tersebut. REUTERS/Mohammed Salem
Harianjogja.com, SOLO—Pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan Lebaran jatuh pada Jumat 21 April 2023. Artinya, Lebaran di Arab sama dengan Muhammadiyah di Indonesia.
Dilansir dari Saudi Press Agency, Royal Court telah mengeluarkan pernyataan bahwa Departemen Bulan Sabit Mahkamah Agung memutuskan jika 1 Syawal 1444 Hijriah bertepatan dengan 21 April 2023.
Pada kesempatan Idul Fitri kali ini, Mahkamah Agung mengucapkan selamat kepada Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, HRH Putra Mahkota, seluruh warga negara, penduduk, dan umat Islam di seluruh dunia.
Dengan ketetapan tersebut, maka Arab Saudi berbeda dengan Pemerintah RI yang resmi menetapkan 1 Syawal 1444 H pada hari Sabtu, 22 April 2023.
Lantas, mengapa Idulfitri di Arab Saudi dan Muhammadiyah bisa sama?
Hal tersebut karena Muhammadiyah dan Arab Saudi memiliki kesamaan dalam memahami nash (dalil) dan metode pengambilan hukumnya (istinbath).
Dilansir dari Gulf News, perhitungan hilal 1 Syawal di Arab Saudi menggunakan sistem Arab Union for Astronomy and Space Sciences (AUASS).
Meskipun dengan bahasa yang berbeda, namun perhitungan Arab Saudi ini mirip dengan Muhammadiyah yang melakukan perhitungan berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal.
Di lembaga Muhammadiyah, penentuan tersebut didasarkan pada posisi geometris benda-benda langit seperti Matahari, Bumi dan Bulan.
Sementara itu, dalam penentuan 1 Ramadan dan 1 Syawal 2023, pemerintah menggunakan kriteria yang mengacu pada kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) 2021.
MABIMS adalah kumpulan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura guna mengusahakan unifikasi kalender Hijriah. Di Indonesia, kriteria tersebut diterapkan pada tahun 2022 lalu.
Mengacu pada alasan ini, pemerintah baru akan menetapkan Idulfitri setelah melaksanakan sidang Isbat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.