Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Mabes TNI akan meningkatkan operasi militer dari pendekatan halus (soft approach) menjadi operasi siaga tempur di beberapa daerah yang dianggap rawan aksi teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono menjelaskan peningkatan operasi militer itu bertujuan untuk memperkuat naluri tempur para prajurit, sehingga selalu siaga saat berhadapan dengan KKB.
"Di daerah-daerah tertentu, kami ubah menjadi operasi siaga tempur. Di Natuna itu ada operasi siaga tempur laut, di sini ada operasi siaga tempur darat. Artinya, ditingkatkan, dari yang tadinya soft approach dengan menghadapi serangan seperti yang terjadi pada 15 April lalu, tentunya kami tingkatkan menjadi siaga tempur," kata Yudo, Selasa (18/4/2023).
Meski dilakukan peningkatan operasi militer, pendekatan soft approach dan humanis yang diwujudkan dalam operasi teritorial dan komunikasi sosial di Papua terus berlanjut terutama saat para prajurit berhadapan dengan masyarakat.
"Selama ini, kami operasi teritorial, komunikasi sosial, itu tetap kami laksanakan, tetapi ketika menghadapi [serangan] seperti ini, ya harus laksanakan siaga tempur," jelas Yudo.
BACA JUGA: Bebaskan Pilot Susi Air, Panglima TNI Yudo Margono Terjun ke Papua
Adapun Panglima TNI mengakui pihaknya belum berhasil mengevakuasi jenazah Pratu Miftahul Arifin. Pratu Arifin adalah prajurit TNI yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB Papua Sabtu pekan lalu.
Yudo juga menambahkan bahwa sampai saat ini masih ada empat prajurit belum terkonfirmasi keberadaannya. Panglima telah memerintahkan tim untuk melakukan pencarian guna mengetahui nasib keempat prajurit tersebut.
"Mungkin dalam situasi seperti itu mereka bersembunyi saya tidak tahu, akan kami laksanakan pencarian. Yang lainnya alhamdulillah selamat, ada yang kembali ke Mugi dan ada yang stand by di lokasi untuk evakuasi," ucap Yudo dalam siaran resminya, Selasa.
Yudo mengaku telah menerima langsung laporan mengenai kronologi insiden penyerangan KKB Papua. Dia mengatakan bahwa peristiwa itu bermula ketika pasukan TNI sedang melakukan operasi pencarian pilot Susi Air Phillip Mehrtens.
Pada Sabtu (15/4/2023), KKB menghadang dan menyerang pasukan TNI saat mereka sedang menyisir daerah Mugi, Nduga, Papua. "Di jalan, [prajurit] kami diadang oleh KST [kelompok separatis teroris] dan terjadi kontak tembak. Dari 36 pasukan [di lokasi], ada satu yang meninggal dunia, yaitu Pratu Miftahul Arifin," kata Yudo, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.