Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Presiden Joko Widodo./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku ikut sedih dan kecewa lantaran FIFA mencabut status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Dalam keterangan resminya, Kamis (30/3/2023), Jokowi juga meminta masyarakat, terutama para stakeholder sepakbola Tanah Air untuk tidak larut dalam kesedihan, apalagi saling menyalahkan.
“Lihat ke depan. Jangan lihat ke belakang. Jadikan ini pembelajaran bagi pesepakbolaan Indonesia agar bisa lebih baik dan berkembang,” kata dia, Kamis.
BACA JUGA: Plt Menpora Ajak Berdoa Semoga Indonesia Tidak Kena Sanksi FIFA
“Saya juga minta Ketua PSSI mengupayakan agar Indonesia tetap dipercaya menyelenggarakan event-event sepakbola internasional lainnya,” ucap dia.
Diketahui, dalam keputusannya, FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 berdasarkan pertimbangan situasi terkini.
Piala Dunia U-20 menjadi perhatian banyak pihak di Indonesia setelah muncul penolakan terhadap kedatangan timnas Israel sebagai salah satu calon peserta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.