BPJS Kesehatan Disiapkan Suntikan Rp20 Triliun dari APBN
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
Erick Thohir/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengingatkan Ketua Umum PSSI yang baru, Erick Thohir, agar tak terjebak dengan kepentingan politik jangka pendek terutama jelang Pemilu 2024.
Sebagai informasi, Menteri BUMN Erick Thohir resmi terpilih sebagai ketua umum PSSI periode 2023-2027 dalam pemungutan suara di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).
Huda pun mengingatkan, terlalu mahal harga yang harus dibayar publik penikmat sepak bola Indonesia jika PSSI terjebak dalam kepentingan politik.
"Saya meyakini ketika PSSI sudah terjebak kepentingan jangka pendek, terutama pada kepentingan politik jangka pendek, yang jadi korban menurut saya publik sepak bola kita. Saya kira perlu dihindari, apapun suasananya," ujar Huda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA: Resmi! Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI
Dia berpendapat, jika tujuan Erick Thohir memang untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia maka akan terlihat dari kebijakannya yang transformatif. Sebaliknya, jika Erick Thohir hanya ingin mencari keuntungan politik semata maka kebijakan juga tak akan berbeda dari para pendahulunya.
"Bagaimana kita tahu bahwa Mas Erick Thohir tidak terjebak [kepentingan politik] dalam menggunakan PSSI ini? Kita lihat apakah kebijakannya berbasis pada transformasi pembaharuan sepak bola atau tidak. Ukurannya itu menurut saya," ungkap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Oleh sebab itu, Huda mendorong Erick Thohir agar segera membuat terobosan baru dalam persepakbolaan Indonesia.
Sebagai informasi, nama Erick Thohir memang kerap masuk ke bursa calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. Bahkan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah beberapa kali menyatakan Erick Thohir masuk ke radar cawapres mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.