Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Ketua DPP PDI Perjuangan, yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kanan) bersama Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar (kiri), Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto (kedua kiri), dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD PDI Perjuangan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta, Senin (9/1/2023). Kegiatan Bimtek tersebut dilakukan dalam rangka menyambut HUT ke-50 Partai D
Harianjogja.com, JAKARTA– PDI Perjuangan (PDIP) cuek dan tak mau mengurusi manuver politik yang dilakukan oleh kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi), Jokowi Mania alias JoMan.
Sebagai informasi, pada Rabu (15/2/2023), JoMan secara resmi mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Padahal, sebelumnya mereka mendukung kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan langkah JoMan itu merupakan urusan internal. Bukan urusan PDIP.
PDIP, lanjutnya, juga harus menghormati keputusan JoMan.
"Jadi kalau mau mendukung siapapun itu urusan dia, bukan urusan saya. Saya tidak bisa kendalikan Dewan Kopral [JoMan] itu. Mereka punya mau sendiri, ya silakan," jelas Pacul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).
Penentuan capres yang diusung PDIP sepenuhnya ada di tangan Megawati Soekarnoputri. Pacul mengklaim pergerakan relawan tak akan mengganggu keputusan Megawati.
BACA JUGA: Ditolak Dosen UGM, Ini Bocoran Pejabat yang Akan Dapat Gelar Profesor Kehormatan
"Jauh panggang dari api," ungkap ketua Komisi III DPR itu.
Terpisah, Sekretaris Jenderal JoMan Akhmad Gojali Harahap mengatakan, pihaknya mengalihkan dukungan ke Prabowo karena delapan alasan. Salah duanya, Prabowo diyakini memiliki visi-misi yang jelas dan akan melanjutkan pembangunan Jokowi.
Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer alias Noel menyebut pihaknya menarik dukungan terhadap Ganjar karena merasa Gubernur Jawa Tengah itu sosok pemimpin yang sombong dan angkuh.
“Sekali saya tekankan, Ganjar sosok pemimpin yang sombong dan angkuh,” ujarnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).
Noel bersama jajaran pengurus JoMan lainnya resmi akhirnya membubarkan kelompok relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) yang mereka bentuk pada 2021. JoMan, lanjutnya, tak akan mendukung lagi Ganjar di Pilpres 2024.
Dia mengaku, pembubaran GP Mania murni karena para pengurus pusat JoMan kecewa dengan Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.