Keramahan Warga Jateng Sambut Delegasi IVCA 2026 dari 40 Negara
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Agenda Business Matchmaking antara Startup dan BUMN pada event Nex-BE Fest 2022 di Bali, pekan lalu. /Ist
Jakarta, 6 Desember 2022 – Rangkaian event tahunan ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) besutan MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah sukses digelar di Bali pada pekan lalu.
Mengundang Startup digital dan BUMN untuk saling menjajaki potensi kolaborasi dan sinergi dalam sektor strategis, MDI Ventures dan TMI memfasilitasi total 193 pertemuan bisnis antara 28 perusahaan BUMN dan 32 Startup di dalam portfolionya, seperti Qoala, Privy, Alodokter, Paxel, dan SiCepat.
Penyelenggaraan Nex-BE Fest 2022 kembali memecahkan rekor dengan memfasilitasi nilai sinergi antara startup dan BUMN hingga mencapai Rp2,4 triliun. Sejak penyelenggaraan pertama di tahun 2019, inisiatif ini telah menghasilkan nilai sinergi sebesar lebih dari Rp7,4 triliun dari 498 “perjodohan” bisnis. Jumlah partisipan Nex-BE Fest tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 3,2x lipat, pertemuan bisnis meningkat 5,4x lipat, dan nilai sinergi yang dihasilkan juga meningkat 2,7x lipat dari awal penyelenggaraannya.
Startup-startup digital yang telah memperoleh pendanaan dari MDI Ventures dan TMIdipertemukan dengan berbagai anak perusahaan TelkomGroup dan perusahaan BUMN lainnya untuk menggali potensi sinergi baru. Ajang one-on-one ini dihadiri pula oleh BUMN ternama, mulai dari Perhutani, ID Food, Pupuk Indonesia, Bank Syariah Indonesia, BioFarma, Kimia Farma, POS Indonesia, dan Perkebunan Nusantara.
Agenda pada hari pertama acara Nex-BE Fest 2022 dibuka dengan sambutan oleh Deputi Bidang
SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng, dan Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)/Perjanjian kerjasama dan diskusi panel. Terbagi menjadi dua sesi, diskusi panel pada sesi pertama Nex-BE Fest 2022 mengusung tema “Driving Digital Transformation in SOE” sementara sesi kedua mengangkat tema “Seizing The Opportunity for Digital Leap”. Sebagai inti dari acara, panel diskusi kemudian dilanjutkan dengan agenda Business Matchmaking yang mana pada sesi ini para Startup diberikan kesempatan untuk menunjukkan solusi digital yang inovatif kepada BUMN.
Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menyampaikan bahwa, “Sangat penting memperhatikan synergy antar perusahaan BUMN serta memanfaatkan kekuatan kolektif aset dan kapabilitas BUMN untuk mensupport startup-startup digital Indonesia dan juga value creation pada project-project skala nasional yang ditangani oleh BUMN. Supaya eksekusi implementasi penguatan ekosistem digital dapat berkembang dalam skala yang besar, Nex-BE Fest 2022 hadir untuk memberikan kepastian di masa industri teknologi penuh ketidakpastian agar potensi peningkatan digital ekonomi Indonesia tercapai dan memberikan manfaat bagi seluruh stakeholder khususnya masyarakat Indonesia,” ujarnya sekaligus membuka rangkaian
acara.
Penyelenggaraan Nex-BE Fest 2022 juga dimeriahkan dengan malam penganugerahan bagi sinergi terbaik yang berhasil terjalin. Dua kolaborasi sinergi terbaik diraih oleh Metranet & Cakap (dalam program kolaborasi konten Kartu Prakerja) dan Telkomedika & SwipeRX (dalam program rantai pasok farmasi digital). Sementara itu, penghargaan The Best Synergy Performance diraih oleh tiga perusahaan BUMN: Telkomsel, Telkomsigma, dan Telkom Divisi Business & Technology, serta tiga startup: Privy, SiCepat, dan Zenlayer.
Hingga saat ini, jumlah investasi Telkom ke startup digital telah mencakup lebih dari 80 perusahaan dari 12 negara, dengan total komitmen aset kelolaan mencapai $830 juta atau setara dengan Rp12 triliun melalui MDI Ventures dan TMI. Dalam berinvestasi, Telkom menargetkan startup dengan future value dan synergy value yang tinggi untuk pengembangan produk-produk digital milik TelkomGroup.
“Kecocokan terjadi ketika perusahaan dengan kebutuhan yang sudah terdefinisi dengan baik bertemu dengan startup dengan solusi yang konkrit menjawab hal tersebut, atau bisa jadi sebaliknya. Seringkali, interaksi startup-BUMN mengarah juga pada pengembangan inovasi barang/jasa yang baru. Melalui interaksi, ide terbentuk dan titik-titik yang sebelumnya tidak berhubungan terhubung, mengarah ke sintesis inovasi yang baru. Hal ini membuktikan bahwa bila tidak terjadi matchmaking, kami akan tetap membantu agar ada interaksi antara startup dan BUMN dan dari situ akan lahir banyak inovasi baru,” ungkap CEO MDI Ventures Donald Wihardja.
Pemerintah Indonesia terus mendorong BUMN dari berbagai sektor untuk menggali peluang sinergi, kolaborasi, dan inovasi dengan Startup. Hingga saat ini, baru tercatat 5 BUMN yang memiliki perpanjangan tangan modal ventura dan aktif berinvestasi di startup lokal. Ajang berkelanjutan seperti Nex-BE Fest diharapkan dapat mendorong perusahaan BUMN lainnya untuk memperluas pengembangan bisnisnya melalui proses sinergi dengan startup-startup yang berpotensial, agar dapat mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.