Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Waspadai Berbagai Penyakit
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau
Ketua Ikadi Klaten Amin Mustofa./Ist
KLATEN - Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Klaten bekerja sama dengan Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten bermitra menebar dakwah keagamaan melalui gelombang radio. Melalui acara Pagi Beriman yang tayang siar tiap hari Jumat dan Sabtu pukul 05.30 WIB, semarak siar keagamaan itu mendapat sambutan hangat masyarakat.
Acara siar dakwah itu bedurasi 30 menit. Dai-dai terbaik menebar rahmat untuk sesama itu dimulai sejak 2013. Dai Ikadi yang siaran mulai Ustadz Ukik, Ustadz Muh Suryono, Ustadz Jepri sampai ketua Ikadi Klaten Ustadz Amin Mustofa.
Penyiar senior RSPD Klaten Dea Nadira saat dikonfirmasi (Selasa, 8/11/22) mengatakan dakwah kader Ikadi Klaten mendapat respon baik masyarakat. Dia menuturkan dari sisi bahasa dan tema yang diangkat dai Ikadi Klaten cukup mengena.
“Pendengar RSPD itu kebanyakan sudah lanjut, misalnya kalangan pensiun dan kalangan sepuh. Pendengar biasanya lebih suka penyampaian itu menggunakan bahasa jawa. Katanya bisa “dirasakake” [dinikmati],’’ kata penyiar RSPD yang tinggal di Ngaran, Polanharjo, Klaten itu, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (10/11/2022).
Dea yang jebolan penyiar radio swasta terkenal dan bergabung di RSPD Klaten sejak 2013 itu menambahkan kalau kadang monitor juga memberikan pertanyaan balik bagi pendakwah yang digemari. Misalnya kata Dea ada pendengar yang menitipkan salam atau memberikan pertanyaan bagi pengisi acara Pagi Beriman.
“Respons pendengar itu biasanya berkirim pesan watshapp. Ada yang bertanya atau bertitip salam. Itu bentuk atensi pendengar” tambahnya.
Ketua Ikadi Klaten Amin Mustofa saat ditemui (Selasa, 8/11/22) mengatakan kemitraan Ikadi dengan RSPD Klaten sudah dibangun cukup lama. Bahkan pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfo Klaten itu menceritakan sudah mengisi di radio plat merah itu sejak 2010.
“Saya sejak staf di pemda sudah biasa mengisi di RSPD sekitar 2010. Sekarang program kerja sama itu masih berlanjut. Selama ini baru diisi acara Jumat Beriman hari Jumat dan Sabtu. Ikadi merencanakan slot acara bisa bertambah hingga ahad. Nanti jadual akan kita susun kembali” pungkasnya.
Ikadi Klaten meneguhkan menjadi ormas perekat umat dan bangsa melalui dakwah islam rahmatan lil alamin [kebaikan untuk seluruh alam] dalam bingkai NKRI. Dengan kepemimpinan Amin Mustofa dengan masa bakti 2022-2027, Ikadi Klaten bertekad membangun kader muda dai dan menebar dakwah dengan senantiasa sejalan program kegiatan pemerintah daerah.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau
Sleman jadi lokasi CNG clustering PGN untuk gas rumah tangga, dorong efisiensi energi dan kurangi LPG subsidi.
Pemkab Gunungkidul minta OPD cek genset menyusul seringnya pemadaman listrik yang ganggu layanan publik.
Timnas Iran tinggalkan pesan tulisan tangan di Stadion SoFi usai laga Piala Dunia 2026 berisi seruan perdamaian dan martabat.
Penembakan di sekolah Filipina tewaskan 3 orang dan lukai 5 lainnya, polisi masih buru satu pelaku.
Kenali batas demam pada anak, gejala berbahaya, dan kapan harus ke dokter agar orang tua tidak salah langkah.