Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin (kiri) saat Jumpa Pers Penanganan Covid-19 Rabu (9/9/2020)./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG—Capaian realisasi fisik kegiatan Pemerintah Kabupaten Magelang pada 2022 sampai dengan akhir triwulan III, baru mencapai 74,22% dari target 77,76%.
"Ini berarti terdapat deviasi minus sebesar 3,54 persen apabila dibandingkan dengan capaian dua tahun sebelumnya dengan periode yang sama, maka progres capaian realisasi fisik Tahun 2022 ini masih jauh lebih baik, dari sisi persentase capaian maupun deviasinya," ungkap Bupati Magelang Zaenal Arifin saat membuka kegiatan Rakor POK Triwulan III Tahun 2022 yang dilaksanakan di Ruang Command Center, Setda Kabupaten, Rabu (26/10/2022).
Zaenal berharap agar setiap OPD tidak terlena dan terus berupaya dalam mengejar target hingga akhir tahun anggaran ini. Berbeda lagi dengan capaian realisasi keuangan yang baru mencapai 59,51%, capaian ini tentunya masih sangat jauh dari target. Realisasi fisik seharusnya diiringi juga dengan penyerapan anggaran.
Melihat data capaian kinerja fisik maupun keuangan sampai dengan akhir triwulan III Tahun Anggaran 2022 ini yang masih ada deviasi, ia meminta OPD yang realisasi fisik dan keuangannya masih rendah segera melakukan langkah-langkah percepatan penyerapan anggaran secara koordinatif.
"Sementara terkait dengan kegiatan yang sumber dananya bukan dari APBD murni, seperti Bantuan Keuangan Provinsi dan DAK, saya sampaikan juga bahwa sampai dengan akhir Triwulan III, realisasi fisik DAK sudah mencapai 84,50 persen, akan tetapi realisasi keuangan baru diangka 54,34 persen, sedangkan untuk bantuan keuangan provinsi, realisasi fisiknya sudah mencapai 90,67 persen tetapi realisasi keuangan baru mencapai 22,21 persen," paparnya.
Oleh karena itu, kepada kepala OPD pengampu, Zaenal menekankan untuk dapat segera memenuhi segala persyaratan pencairan sesuai ketentuan serta melakukan optimalisasi pelaksanaan kegiatan.
Demikian halnya pada kegiatan pembangunan/pemeliharaan infrastruktur pelayanan publik, termasuk di dalamnya Sepuluh Paket Strategis Kabupaten Magelang Tahun 2022, untuk benar-benar dilaksanakan dengan baik karena nilai manfaat dari pembangunan tersebut telah dinantikan masyarakat.
Zaenal juga mengucapkan terima kasih kepada Organisasi Perangkat Daerah yang telah berhasil melaksanakan kegiatan APBD Tahun Anggaran 2022 sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
BACA JUGA: Mahasiswa di Jogja Banyak yang Stres, Ini Penyebabnya
Selain masih memiliki tanggungjawab dalam menyelesaikan kegiatan pada APBD Penetapan Tahun Anggaran 2022, masih ada tugas untuk melaksanakan beberapa tambahan kegiatan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022 dan juga menyusun APBD Tahun Anggaran 2023.
"Mengingat hal tersebut saya tegaskan kembali kepada OPD untuk memerintahkan PPTK untuk mengupayakan percepatan penyelesaian fisik dan penyerapan anggaran, baik yang bersumber dari APBD maupun Non APBD, melaksanakan pengendalian dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan melalui rakor internal perangkat daerah, dan meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah/instansi terkait," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Truk bermuatan semen terguling di Ring Road Selatan Bantul usai diduga gagal menyalip. Arus lalu lintas sempat terganggu sebelum kembali normal.
Presiden Prabowo memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menhan untuk menerima laporan serta menjaga stabilitas di tengah perkembangan kasus hukum.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 pada klaster Ekonomi Berkelanjutan dan Kebudayaan
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya membangun bisnis berbasis nilai dan kepercayaan dalam era ekonomi modern.