BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto./JIBI-Surya Dua Artha Simanjuntak
Harianjogja.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan Partai NasDem tak lagi bergabung dengan koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hasto menganggap, langkah NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) usungannya sama dengan deklarasi keluar dari koalisi pemerintahan atau Koalisi Indonesia Maju.
Dia menyinggung hal tersebut saat menjelaskan mengenai sebuah lukisan di Gedung B, Kantor DPP PDIP di Jakarta Pusat. Lukisan tersebut menggambarkan peristiwa perobekan warna biru bendera Belanda di Hotel Yamoto, Surabaya pada 19 September 1945.
“Itu di Hotel Yamato, di mana para pejuang kita kan ada bendera Belanda, birunya dilepas, dan ternyata birunya juga terlepas kan dari pemerintahan Pak Jokowi sekarang karena punya calon presiden sendiri,” jelas Hasto kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (9/10/2022).
Dia mengatakan, pernyataannya tersebut merupakan sebuah sudut pandangan historis yang menggambar masa sekarang. Tak hanya itu, bahkan dia mengatakan pernyataannya tersebut juga akan menggambar masa depan.
“Itu arahnya perspektif historis, menginspirasi masa kini dan akan merancang masa depan,” ujar Hasto sambil tersenyum.
Untuk diketahui, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi capres usungan partainya untuk Pilpres 2024 pada Senin (3/10/2022) lalu.
BACA JUGA: Polisi Dalami 'Misteri' Rekaman Penjual Dawet di Kanjuruhan yang Menyalahkan Arema
Meski begitu, Surya menampik dugaan bahwa hubungannya dengan Jokowi merenggang karena mendukung Anies sebagai capres.
Dia mengungkapkan telah menemui Jokowi terkait rencana mengusung Anies. Menurutnya, Jokowi tidak mempermasalahkan rencana tersebut.
"Beliau ucapkan, 'baik, bagus, saya menghargai itu.' Saya rasa itu cukup," ujar Surya kepada awak media di Ballroom NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Surya juga menegaskan NasDem akan tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf hingga akhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 7 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.
Gaji baru masuk tetapi saldo rekening cepat menipis? Simak empat cara mengelola pengeluaran rutin agar keuangan tetap aman hingga akhir bulan.