Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi air minum dalam kemasan
Harianjogja.com, JAKARTA – Air minum dalam kemasan (AMDK) seolah tidak bisa lepas dari kehidupan kita. Bahkan, sudah banyak perusahaan yang memproduksinya di Indonesia. Selain praktis, mereka juga mudah dapat Anda jumpai dimanapun.
Biasanya sebelum beredar di pasaran, AMDK perlu mengantongi izin dari Badan POM dan LPPOM MUI terkait kualitas dan kehalalan produknya. Nah, untuk menghindari keberadaan minuman-minuman air mineral bodong atau AMDK illegal, ada baiknya untuk mengetahui kiat aman mengonsumsi AMDK.
Berikut beberapa kiat aman yang wajib Anda ketahui, melansir IndonesiaBaik.id, Senin (10/1/2021).
Bila Anda memerhatikan kemasan pada air mineral, biasanya Anda akan menjumpai nama sumber mata air yang digunakan oleh perusahaan. Nah, air mineral yang sudah dijamin kualitasnya, berasal dari gunung atau air bawah tanah. Jadi, sebelum membeli, jangan lupa perhatikan informasi sumber mata airnya.
Selain memerhatikan informasi sumber mata air, Anda juga perlu memastikan apakah produk air minum kemasan telah mendapat izin edar dari Badan POM dan Halal oleh LPPOM MUI.
Jangan lupa, pastikan AMDK dalam kondisi yang baik, tidak bocor, dan masih tersegel dengan rapat. Jangan dibeli apalagi diminum, bila kondisi kemasanya sudah tidak dalam kondisi yang baik.
Air yang aman dikonsumsi tidak berwarna atau terlihat jernih, tidak berbau dan tidak memiliki rasa.
Hal terpenting namun sering dilupakan adalah masa kedaluwarsanya. Karena itu sebelum membeli, jangan lupa untuk mengecek informasi sumber mata air, standarisasi, kondisi kemasan, hingga masa kedaluwarsanya ya.
Meskipun agak sedikit rumit, setidaknya dengan cara-cara ini, Anda bisa terhindar dari keberadaan minuman-minuman air mineral bodong atau AMDK illegal yang kita tidak tahu kandungan air di dalamnya. Jadi, jangan sampai buru-buru membeli meskipun Anda sedang haus ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.