Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Gula-gula atau permen. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Temuan arsenik dalam puluhan produk permen memicu kewaspadaan publik seusai Departemen Kesehatan Florida merilis hasil uji logam berat terhadap 46 camilan manis yang beredar di pasaran. Laporan tersebut menyoroti risiko paparan arsenik beracun yang berpotensi berdampak pada anak-anak maupun orang dewasa, sekaligus mendorong masyarakat mencermati keamanan pangan berbasis data pengujian resmi.
Pengujian yang diumumkan pekan lalu itu mencakup beragam produk, mulai dari cokelat hingga permen kenyal, termasuk merek-merek besar seperti Hershey Company, Mars, dan Tootsie Roll Industries, sebagaimana dilaporkan Eating Well, Selasa (3/2/2026) waktu setempat.
Dari total 46 sampel yang diuji, sebanyak 28 produk terdeteksi mengandung kadar arsenik beracun. “Paparan arsenik melebihi batas yang dianggap aman dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker paru-paru, kulit, ginjal, dan kandung kemih,” demikian pernyataan di situs web pemerintah negara bagian.
Sejumlah merek yang disebut memiliki kadar arsenik tinggi antara lain Black Forest Gummy Bears, Laffy Taffy Banana, Nerds Grape, Nerds Strawberry, Nerds Gummy Clusters, SweeTarts Original, SweeTarts Rope, Trolli Sour Brite Crawlers, serta Hershey’s Cookies ’N’ Creme.
Produk lain yang masuk daftar temuan yakni Jolly Rancher Hard Candy Sour Apple, Jolly Rancher Hard Candy Strawberry, Kit Kat, Snickers, Skittles Original, Sour Patch Kids, Dots, Tootsie Fruit Chew rasa jeruk nipis, hingga Smart Sweets Karamel.
Sebaliknya, sejumlah camilan dinyatakan tidak memiliki risiko kadar arsenik tinggi berdasarkan identifikasi pengujian, di antaranya Permen Beruang Black Forest Organik, Laffy Taffy Cherry, Cokelat Susu Hershey, Reese's Peanut Butter Cups, Whoppers, M&M's, Twix, Milky Way, Annie's Organic Bunny Fruit Flavored Snacks Berry Patch, Smart Sweets Red Twists, seluruh produk Unreal yang diuji, serta seluruh produk Yum Earth yang diuji.
Badan Registri Zat Beracun dan Penyakit dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit juga mengingatkan bahwa konsumsi arsenik dalam kadar tinggi dapat menimbulkan gejala seperti “iritasi lambung dan usus, kerusakan pembuluh darah, perubahan kulit, dan penurunan fungsi saraf.”
Ahli biologi molekuler sekaligus advokat kesehatan masyarakat, Marion Nestle, PhD, MPH, menilai temuan ini menunjukkan pentingnya transparansi pengujian dari otoritas.
“Kami sebagai konsumen tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah logam berat dalam makanan ada atau tidak, dan juga tidak memiliki cara untuk menilai seberapa serius masalah yang mungkin ditimbulkannya,” kata Nestle.
“Dalam situasi khusus ini, saya ingin mengetahui tidak hanya berapa banyak arsenik yang ada dalam permen ini, tetapi juga berapa banyak arsenik yang didapatkan anak-anak dan orang dewasa dari makanan lain yang mereka makan dan kemudian, pada tingkat berapa gejala keracunan arsenik mulai muncul," katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan perlunya pengawasan keamanan pangan yang konsisten, terutama terkait potensi paparan arsenik dari berbagai sumber makanan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.