Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Orang yang belum divaksin Covid-19 berisiko tinggi masuk rumah sakit saat terinfeksi Corona varian Omicron.
Varian omicron memang akan menyerang tidak hanya mereka yang belum divaksinasi, tapi juga para penyintas Covid-19, dan bahkan orang-orang yang sudah menerima vaksin dosis lengkap.
Tercatat dari data Kementerian Kesehatan RI, sampai Kamis 30 Desember 2021 total kasus Omicron di Indonesia sudah terkonfirmasi ada 68 kasus, setelah ada penambahan 21 kasus baru.
68 kasus tersebut didominasi oleh para pelaku perjalanan luar negeri, dengan catatan mayoritas dari Turki dan Uni Emirat Arab.
Menurut dr. Prasenohadi, Sp.P, KIC, Ph.D, varian omicron memang memiliki kemampuan untuk menular lebih hebat ketimbang varian lainnya. Meski demikian, gejala yang menyerang mereka yang terpapar omicron tidak separah varian delta.
BACA JUGA: Kantong Kemiskinan di Kulonprogo Bertebaran di Wilayah Pesisir
“Kekuatan dari Omicron itu sangat hebat, meskipun dengan gejala yang ringan,” ujar dr. Pras, di gelaran konferensi pers Menjaga Pandemi Tetap Landai Pasca Nataru, Kamis (30/12/2021).
Studi kasus di lapangan tentang hebatnya varian Omicron saat ini, bisa dilihat dari negara-negara maju yang memiliki cakupan vaksinasi tinggi dan lengkap. Contohnya Amerika Serikat yang sudah 61 persen dari total penduduknya, lalu Norwegia yang sudah mencakup 72 persen, bahkan Korea Selatan yang sudah 92 persen. Tapi nyatanya, negara-negara tersebut masih mengalami lonjakan kasus infeksi Covid-19.
Merujuk pada situasi real di lapangan, dokter ahli yang bertindak sebagai Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi - FKUI, RSUP Persahabatan tersebut menilai, Indonesia bisa belajar bahwa vaksinasi Covid-19 menjadi faktor penting dalam upaya perlawanan menghadapi varian Omicron.
“Saya baca berita Omicron di Amerika, dokter UGD di sana menyatakan sebagian besar kasus yang masuk ke instalasi darurat adalah orang-orang yang belum divaksinasi, itu di Amerika ya dan gejalanya sangat berat," katanya.
"Mereka menyarankan vaksinasi, jadi hal yang penting, vaksinasi memang terbukti bisa mencegah atau paling tidak menimbulkan efek yang lebih ringan dr infeksi virus ini,” tutupnya.
Artikel ini telah tayang di https://lifestyle.okezone.com/dengan judul "Belajar dari Amerika, Pasien Omicron yang Masuk RS Mayoritas Belum Vaksin"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj