Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Wisatawan mengikuti workshop pembuatan gerabah di sentra industri gerabah Nglipoh, Karangrejo, Borobudur, Senin (13/12/2021). /Harian Jogja/Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG-- Pelaku pariwisata di kawasan Borobudur Kabupaten Magelang siap menyambut wisatawan pada liburan Natal dan Tahun Baru 2022. Mereka siap menjalankan wisata dengan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah perdaran Virus Covid-19.
Salah satunya di destinasi wisata minat khusus workshop gerabah di Dusun Nglipoh Desa Karangrejo, Borobudur. Destinasi wisata yang berupa praktek pembuatan kerajinan gerabah ini tegas menerapkan protokol kesehatan.
"Kami menyambut baik pembatalan penerapan PPKM Level 3, jadi kami bisa tetap buka. Kami siap kok prokes, itu [prokes] sudah menjadi kebiasaan di sini. Sejak sebelum Corona, sudah ada tempat cuci tangan di sini. Apalagi sekarang," kata Zumaroh, pengelola workshop gerabah Dusun Nglipoh, Sabtu (18/12/2021).
Di lokasi tersebut, wisatawan datang untuk belajar membuat kerajinan dari gerabah. Mereka diajari dan praktek langsung membuat gerabah kecil seperti gelas, asbak, mangkuk dan vas bunga. Dipandu pengelola, wisatawan diberi tanah liat dan mengoperasikan meja putar untuk mencetak kerajinan.
Hasilnya, kerajinan itu bisa dibawa pulang. "Beberapa hari ini wisatawan sudah mulai banyak. Ada rombongan keluarga beberapa orang, yang banyak ada rombongan kantor sampai puluhan orang. Semoga akhir tahun makin banyak wisatawan, kami tetap terapkan prokes," katanya.
Zumaroh dalam melayani wisatawan selalu memakai masker. Ia pun mewajibkan wisatawan yang datang agar memakai masker.
Hal serupa juga dilakukan di workshop pembuatan batik Tingal Art di Dusun Tingal Desa Wanurejo Borobudur. Pengelola mewajibkan wisatawan untuk memakai masker dan menyediakan cuci tangan.
"Dulu syarat buka memang harus prokes, jadi kami terapkan prokes," kata Danu, pemilik usaha tersebut.
Salah satu wisatawan asal Karawang, Jawa Barat, Rahma mengungkapkan dirinya senang dengan penerapan prokes di tempat wisata kawasan Borobudur tersebut. Hal ini membuatnya nyaman berwisata.
"Meski [Covid-19] sudah landai, tapi saya kira masih tetap harus prokes. Kalau di tempat wisata terapkan prokes seperti ini, kami jadi merasa aman dan nyaman," katanya di sela menikmati wahana VW keliling Borobudur.
Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Maryadi mengungkapkan pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 ini, Polres tidak akan melakukan penyekatan lalu lintas. Namun, Polres dan instansi terpadu akan mendirikan posko pelayanan terpadu di lima titik, salah satunya kawasan Borobudur.
"Pos ini didirikan karena Borobudur merupakan kawasan wisata yang bakal ramai. Nanti pelayanannya terkait protokol kesehatan, tujuannya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya. (Nina Atmasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Satpol PP Jogja menindak pelanggar Kawasan Tanpa Rokok di Malioboro. Tujuh orang kena sanksi, sebagian sudah didenda. Ini aturan dan fakta terbarunya.
Kafe de’Clan Signature di Cipete digeledah terkait kasus korupsi dan TPPU. Jampidsus Febrie Adriansyah membantah keterlibatan. Ini fakta lengkapnya.
Pedagang Beringharjo Khawatir Full Pedestrian Tekan Penjualan, Minta Sosialisasi Kantong Parkir Diperkuat
Rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul digeledah. Polisi temukan emas dan uang Rp476 miliar. Ini fakta lengkap dan penjelasannya.
Orang tua wajib tahu! Ini panduan cek komposisi nutrisi anak agar tidak salah pilih produk dan tetap sesuai kebutuhan tumbuh kembang.