Dua Kakak Adik Diduga Diculik di Kalideres, Ditemukan Terpisah Usai Kalung Dirampas
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Foto ilustrasi penggunaan tas rotan melengkapi busana. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Keunikan tas yang terbuat dari rotan memang beragam. Selain awet dan aman dalam setiap digunakan juga menjadikan gaya tersendiri bagi pemakainya. Tas rotan cocok dipadukan dengan pakaian jenis apa pun sehingga penggunanya merasa nyaman.
Perajin Tas Rotan yang kini merambah ke dunia busana Yovita Setyaningsih mengatakan tas berbahan rotan saat ini banyak digemari untuk melengkapi fashion. Bahkan tas jenis ini sering menjadi tren baik di dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu ia sering mendapatkan order ekspor dari sejumlah negara melalui bendera Manggar Natural miliknya.
“Kebetulan rotan ini sudah membawa saya ke sejumlah negara, karena permintaan tas rotan di luar negeri seperti Jepang dan negara Asia lainnya cukup tinggi. Tas rotan ini sering jadi pilihan untuk melengkapi busana,” katanya di sela-sela pelaksanaan Seni Kriya 2021.
Kesuksesannya di bidang rotan berawal dari kegemarannya membuat sketsa tas, kemudian memiliki ide membuatnya dari rotan dan ternyata pasar merespons positif. Dari awalnya order skala kecil di 2009 kini sudah melayani permintaan ekspor.
Wanita dengan nama populer Yovie Asdi ini melebarkan sayapnya ke dunia fashion dengan menjadi perancang busana setelah melihat menariknya perpaduan busana dengan rotan. Adapun rancangan baju Yovie terinspirasi dari kegemarannya menyelam dengan mengambil motif kehidupan di bawah laut seperti gambar ikan dan sejenisnya. Dalam setiap perhelatan pameran rancangan busana pun ia memiliki ciri khas tersendiri yaitu peraga busana selalu menenteng tas rotan handmade.
“Apapun temanya baik menggunakan lurik, batik, tetapi selalu saya tambahkan dengan tas rotan karena memang kelihatan menarik dan konsumen sangat menggemarinya,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.